Pages

21 May 2014

Sadari Posisimu di dalam Kristus

Sadari Posisimu di dalam Kristus 

 "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." Yoh 15:5

Di dalam ayat ini, kita tahu bahwa kita adalah ranting-ranting dan Yesus adalah Pokoknya. Sebagai ranting, kita tidak dapat lepas dari pokoknya karena bila kita lepas dari pokoknya maka kita akan menjadi ranting yang mati tidak dapat mengasilkan dan buah. Di dalam ayat ini juga ditegaskan bahwa kita adalah rantingnya tanpa kita berusaha menjadi ranting. Kita otomatis menjadi ranting yang tersambung dengan pokoknya. Sebab itu kita harus selalu menyadari bahwa posisi kita didalam Kristus yang adalah pokoknya. Kita diterima oleh Kristus menjadi ranting tanpa usaha kita menjadi ranting. Kita juga dikasihiNya.

Didalam Kristus, ranting dari pokoknya, kita menjadi ciptaan yang baru dan yang lama dari hidup kita sudah berlalu. 2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Namun iblis selalu mencoba untuk menipu kita bahwa kita adalah orang-orang yang tidak layak dihadapan Tuhan.

Iblis ingin membuat kita melupakan janji indah bahwa kita adalah anak-anak Allah dan ahli waris kerajaan sorga. Iblis tahu bahwa bila kita tahu dan menyadari posisi kita didalam Kristus maka kita akan berbuah banyak dan keadaan kita benar-benar dapat berubah serta dipulihkan. Sebagai ranting, kita juga akan berbuah banyak. Itu artinya bahwa ketika ketika berdoa untuk persediaan maka persediaan itu akan melimpah karena ranting itu akan berbuah banyak. Ketika kita berdoa untuk sekolah kita, Tuhan akan memberkati sekolah kita. Ketika kita berdoa untuk keluarga kita, keluarga kita akan diberkati. Ketika kita berdoa untuk kesembuhan, maka kesembuhan pasti menjadi milik kita. Namun kita harus kembali menyadari bahwa Tuhan berkata: “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.” Tuhan tidak berkata “AKulah pokok anggur dan berjuanglah kamu untuk menjadi ranting-rantingnya. Jadi ingatlah bahwa menjadi ranting dan berbuah banyak bukan karena usaha kita, melainkan karena Yesus sendiri yang adalah pokok anggur dan kita menjadi ranting-rantingnya.

UNTUK SEGALA PERKARA YANG BESAR. KITA HARUS MENYADARI POSISI KITA DIDALAM KRISTUS, DI DALAM KRISTUS KITA BERBUAH BANYAK. 

/rs