Pages

09 November 2014

Berjaga Jaga

Berjaga Jaga

Matius 26: 41. Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." 

All of you must keep awake (give strict attention, be cautious and active) and watch and pray, that you may not come into temptation. The spirit indeed is willing, but the flesh is weak.


Berjaga-jaga yang dimaksud oleh Alkitab, tidak seperti berjaga-jaga pada umumnya, missalnya ketika kita hendak menyeberang di jalan, atau tatkala kita sedang mengendarai kenderaan dijalan. Tetapi yang dimaksud berjaga-jaga disini adalah karena kita sedang berada dalam peperangan, itu sebabnya kita perlu barjaga-jaga, sebab jika tidak, kita bisa berpeluang besar untuk dihabisi oleh iblis. Berkaitan dengan judul diatas, maka kita akan membahasnya sebagai sebagai berikut :


1. karena Iblis adalah musuh yang tidak kelihatan(1 Pet. 5: 8).
“Sadarlah dan berjaga-jaga! Lawanmu si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelan.” Karena Iblis adalah musuh yang tidak kelihatan, maka kita dituntut untuk ekstra berjaga-jaga, bahkan dikatakan Iblis yang disimbolkan dengan singa itu, berjalan keliling, artinya dia tidak pernah berhenti mencari peluang untuk menghajar kita. Itu sebabnya, berjaga-jaga adalah merupakan sebuah tindakan bijak yang tidak bisa ditawar-tawar oleh kita, bila kita rindu agar tidak terjebak dalam modus operandi Iblis, tidak ada pilihan lain, selain kita harus berjaga-jaga.

2. Karena Iblis Selalu menunggu waktu yang tepat untuk menghancurkan kita(Mat. 4: 13)
“Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari padaNya dan menunggu waktu yang baik.” Ayat ini merupakan sebuah penegasan yang serius kepada kita bahwa sesunggunya iblis sangat serius untuk menghancurkan setiap orang percaya. Karena dia ketika gagal mencobai kita, dia dia mundur sejenak untuk menunggu momentum yang tepat untuk kembali menyerang kita. Hal ini tentu mendorong kita untuk tidak boleh lengah atau memberi ruang sedikitpun kepada iblis. Itu sebabnya, sangat tepat dan bijak, bila Alkitab menganjurkan kepada kita agar berjaga-jaga.

3. Karena waktunya sudah semakin singkat(Way. 12: 12)
“Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut!karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dasyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.” Iblis pasti akan bekerja lebih giat untuk menyeret sebanyak mungkin manusia kedalam neraka yang kekal karena waktu untuk dia bekerja semakin singkat, dan juga waktu untuk penghukumannya bagi pun semakin singkat. Mencermati hal ini, iblis akan berkreasi sedemikian rupa untuk menarik sebanyak mungkin manusia kedalam jurang kematian yang kekal. Itu sebabnya, kita bukan sekedar waspada tetapi lebih tingkatkan tingkat kewaspadaan kita sehingga kita tidak “KEBOBOLAN” .