Pages

17 December 2014

Menyambut Kelahiran Yesus

Renungan Harian - “Dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintangnya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Matius 2: 2

Kelahiran Tuhan Yesus bukan hanya disambut gembira oleh Yusuf-Maria serta para gembala saja. Hari ini kita kembali membaca dari Alkitab bahwa ada satu kelompok lagi yang senang dan bersukacita menyambut kelahiran Tuhan Yesus. Kelompok itu adalah orang Majus.

Guys, orang Majus ini berasal dari daerah yang sangat jauh dari tempat Tuhan Yesus lahir. Mereka ini bukanlah orang sembarangan. Sejarah mencatat mereka adalah orang bijaksana dari Timur, ahli nujum dan dapat menafsirkan mimpi serta astrologi. Saat Tuhan Yesus lahir mereka melihat bintangnya di Timur (daerah mereka tinggal), dan menurut penafsiran mereka hanya kelahiran seorang Rajalah yang memunculkan tanda berupa bintang timur yang terang. Tentu karena didorong oleh rasa sukacita yang besar, mereka kemudian memutuskan untuk mencari Sang Raja yang baru lahir itu sambil membawa hadiah berupa emas, kemenyan dan mur. Perjalanan mereka itu ternyata memakan waktu yang sangat lama yakni kira-kira dua tahun. Guys, kisah ini memang sering kita baca dan khotbah tentang ini pun sering kita dengarkan apalagi pada momen Natal seperti ini. Kali ini, mari kita renungkan apa yang dilakukan oleh orang-orang Majus ini.

Pertama : orang Majus rela mengorbankan waktunya, menempuh perjalanan jauh dan berbahaya hanya untuk menyembah dan bertemu dengan sang Raja itu. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita punya kerinduan yang begitu dalam untuk datang menyembah Sang Raja dalam kehidupan kita sehari-hari atau jangan-jangan kesibukan kita membuat kita lupa untuk menyembah Dia?

Kedua: orang Majus rela memberikan hadiah yang terbaik buat Sang Raja itu. Bagaiman dengan kita, apakah kita juga sudah memberikan yang terbaik kepada Tuhan?