Pages

08 December 2014

Surat Cinta-Ku untukmu

Surat Cinta-Ku untukmu
Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Betapa senangnya kita ketika mendapatkan surat cinta pertama dari sang pujaan hati. Sudah pasti surat itu akan kita baca berulang-ulang dan bisa jadi kita laminating bahkan mendapat figura khusus supaya tidak rusak. Atau kalau jaman sekarang, sms dari si doi pasti akan selalu kita simpan, mungkin di screenshoot juga, dan bisa-bisa ga’ akan kita jual handphone itu karena ada sms cinta pertama dari sang kekasih. Tapi gimana nasibnya ya buat temen-temen kita yang masih jones dan belum pernah ngerasain dapat surat cinta pertama dari sang pujaan hati?

Guys, secara tidak sadar ternyata kita semua sudah mendapatkan surat cinta dari Allah. Seorang pengkhotbah bilang kalau Yohanes 3:16 adalah sebuah surat cinta dari Allah yang tertulis dengan darah Kristus dan itu semua ditujukan kepada seluruh umat manusia. Ini adalah pernyataan cinta yang sungguh luar biasa karena Allah telah mencintai dunia yang kotor dan penuh dosa. Dunia tidak pernah mengasihi Allah tetapi Allah mau mengasihi dunia. Bahkan Allah tetap mengasihi dunia meski dunia tidak pernah mencari Dia. Guys, cinta-Nya Tuhan bukan cinta yang “omdo” dan bukan cinta yang NATO. Karena dalam ayat ini ditegaskan “karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga…” Kata “sehingga” disini menunjukkan bahwa Allah itu mencintaimu dengan sepenuh-penuhnya. Karena itu Allah tidak ragu-ragu untuk memberikan Putra tunggal-Nya bagi manusia berdosa. Pemberian yang Allah berikan kepada manusia tidak tanggung-tanggung. Bukan hanya kelahiran Kristus tetapi satu paket lengkap dengan keselamatan yang digenapkan di dalam Kristus. Karena itu kita harus ingat dan resapi bahwa keselamatan adalah pemberian Allah dan bukan hasil usaha manusia.

Guys, karena keselamatan adalah sebuah pemberian maka bagian kita adalah percaya kepada Yesus. Percayalah kepada-Nya secara penuh. Jangan mengatakan, “aku percaya kepada Yesus” tetapi kita masih suka kompromi dengan ilah-ilah kecil di dalam hidup kita. Karena seharusnya, ketika kita percaya, maka percayakanlah keseluruhan hidupmu hanya di dalam Kristus.

Guys, dengan percaya dan beriman di dalam Kristus maka kehidupan kekal akan kita terima dan hidup kita akan terbebas dari kebinasaan. Betapa ajaibnya anugerah yang Allah limpahkan bagi hidup kita. Pengharapan yang begitu mulia sudah Allah berikan untuk kita. Hanya sekarang yang menjadi pertanyaannya, “Apakah kita mau meresponi surat cinta-Nya Allah? Apakah kita mau percaya di dalam Yesus?” Inilah surat cinta-Ku untukmu, anak-Ku. (DM)