Pages

11 January 2015

Bicara Kurang Ajar dan Pentingnya Beribadah

Bicara Kurang Ajar

Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?" Kamu berkata: "Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam? Maleakhi 3:13-14

Pernahkah kita bicara kurang ajar terhadap orang tua kita? Atau mungkin guru kita? Bila kita di kantor, kepada atasan kita? Saya yakin bahwa tidak satupun kita berani kurang ajar terhadap mereka karena akibat yang akan kita terima begitu besar. Orang tua kita pasti akan memarahi kita bahkan menghukum kita dan demikian juga dengan guru kita disekolah. Atasan kita bisa saja memecat kita bila kita berani bicara kurang ajar terhadap mereka.

Tetapi pernahkah kita berpikir bahwa kita juga jangan berbicara kurang ajar terhadap Tuhan? Bagaimana mungkin kita bicara kurang ajar terhadap Tuhan? Bagian dari kitab Maleakhi yang kit abaca hari ini mengajarkan kita bahwa tanpa kita sadari kita sedang bicara kurang ajar terhadap Tuhan. Bagaimanakah kita bicara kurang terhadap Tuhan? Dalam hal beribadah. Jika kita berkata bahwa sia-sia kita beribadah, tidak ada gunanya atau tidak ada untungnya segala ibadah kita; perkataan ini sesungguhnya berarti kita sedang berbicara kurang ajar terhadap Tuhan.

Mungkin selama ini kita tidak menyadarinya. Tanpa mengerti maksudnya, mungkin kita berkata: “udahlah ga usah ikut pertemuan doa, ga ada gunanya.” “ngapain sih kamu rajin beribadah, toh hidup kamu sama-sama aja.” “lebih baik kita ke mall saja, hari minggu itu enaknya jalan-jalan loh, ngapain kita beribadah.” Atau apa saja yang biasanya kita katakan dan bermakna “tidak perlu beribadah.”

Jika selama ini kita menganggap remeh ibadah kita, Tuhan berkata bahwa ktia sedang bicara kurang ajar sama Tuhan. Tuhan mau kita beribadah dengan penuh kesungguhan; STOP! Bermain handphone, Blackberry, Ipad, Tablet, atau apapun saat kita beribadah. Karena itu berarti kurang ajar sama Tuhan.

Sungguh luar biasa manfaat kita beribadah, dan adalah kurang ajar terhadap Tuhan bila kita berkata “ibadah itu sia-sia.”