Pages

16 October 2015

PertolonganMu Begitu Ajaib

Pertolongan-Mu

Ini adalah sebuah judul lagu yang sangat sukai. Beberapa waktu yang lalu ketika saya menyembah Tuhan dengan lagu ini, perhatian saya tertuju ke salah satu kalimat dalam lagi ini dan hal itu cukup mengganggu saya.






Mari kita mendengarkannya terlebih dahulu 



Inilah lirik tersebut:

PertolonganMu – Citra Scholastika

E                       G#m
Hatiku tenang berada dekatMu
A             B                 E
Kaulah jawaban hidupku
E                       G#m
Hatiku tenang berada dekatMu
       A                            B
Kau yang p’lihara hidupku

Reff :
E                         G#m
PertolonganMu begitu ajaib
         A         B              E
Kau t’lah memikat hatiku
    A                 G#m      C#m
Disaat aku tak sanggup lagi
F#m              F#            B
Disitu tanganMu bekerja

E                         G#m
PertolonganMu begitu ajaib
         A         B             E
Kau t’lah memikat hatiku
    A                 G#m      C#m
Kini mataku tertuju padaMu
   F#m            B             E
Kurasakan kasihMu Tuhan

Saat kita menyanyikan "hatiku tenang berada dekatMu" betapa kalimat ini membuat hati kita menjadi teduh di dalam Tuhan karena memang hanya didekat Tuhan saja kita menjadi aman dan tenang. Demikian juga dengan kalimat "Kaulah jawaban hidupku" dan "Kau yang p'lihara hidupku" sungguh semuanya ini begitu menguatkan kita yang menyanyikan dengan sungguh-sungguh dan iman percaya.

Pada bagian reff, kita juga akan sangat dikuatkan ketika kita menyatakan dengan iman "PertolonganMu begitu ajaib" karena sungguh pertolongan Tuhan itu begitu ajaib bagi kita. Saat tiada jalan Dia sanggup membuka jalan bagi kita dan semua pertolonganNya yang begitu ajaib itu semakin memikat hati kita untuk mengasihi Dia. Namun tentu kasih kita bukan didasarkan pada pertolonganNya yang ajaib itu tetapi karena memang Dialah Allah yang layak dan yang satu-satunya untuk disembah.

Namun pada bagi ini berikutnya ini saya agak berhenti dan merenungkan kembali. 

Disaat aku tak sanggup lagi
Disitu tanganMu bekerja

Ada beberapa hal yang saya pikirkan ketika sampai pada bagian ini. 
  1. Yang menjadi pesan bagi saya adalah, disaat kita tidak sanggup lagi, disitulah tangan Tuhan bekerja. Maka yang menjadi pertanyaannya adalah: "Apakah tangan Tuhan tidak bekerja saat kita masih sanggung?"
  2. Bila tangan Tuhan bekerja pada saat kita tidak sanggup lagi, hal ini membuat Tuhan seperti "superman" yang kita butuhkan saat kita tidak sanggup lagi.
  3. Dan ketika kita masih sanggup, maka kita tidak membutuhkan Tuhan.
  4. Pada akhirnya posisi ini menciptakan orang-orang Kristen yang hanya berseru kepada Tuhan ketika mereka mengalami masalah dan tidak sanggup lagi menghadapinya. Ketika masih sanggup; Tuhan tidak diperlukan sama sekali.
Yang saya percayai adalah, tangan Tuhan selalu bekerja dalam hidup saya karena sesungguhnya saya ini tidak pernah sanggup melakukan hal yang sekecil apapun. Sekedar terbangun dipagi haripun saya ini tidak sanggup jika bukan karena tangan Tuhan yang bekerja. 

Seringkali kita salah menilai tangan Tuhan bekerja hanya pada saat hal-hal spektakuler saja padahal menggerakkan jaripun kita dapat karena Tuhan yang memampukan kita.

Jadi bagaimana dengan lagu ini? Saya harap apa yang saya sampaikan ini tidak mengubah "kenikmatan" dan "kepuasan" kita dalam menyembah Tuhan dengan menyanyikan lagu ini tetapi setidaknya pemahaman kita sudah benar tentang tangan Tuhan yang bekerja senantiasa dalam hidup kita.