Pages

30 March 2016

The Power of Endurance

Tangguh dan Daya Tahan yang Tinggi


Renungan Harian - SabdaNya
Ketika kita menerima janji Tuhan, sebuah destiny yang kudus, pastilah kita sangat bersukacita atasnya. Tetapi sukacita itu bisa berubah menjadi keraguan, ketidak percayaan atau bahkan membuat kita meninggalkan Tuhan ketika janji, berkat, panggilan Tuhan itu tidak terjadi bahkan tidak ada tandanya bahwa itu akan digenapi.

Respon yang tepat untuk ini adalah kita harus memiliki daya tahan yang kuat (endurance)
Kita melihat kepada Abraham. Abraham menerima janji Tuhan bahwa ia akan menjadi bapa bagi bangsa-bangsa bahkan olehnya semua kaum mendapat berkat. Tetapi Abraham harus menunggu puluhan tahun baru janji itu digenapi.

Apa yang terjadi ketika ia tidak kuat menanti janji Tuhan? Sebuah kesalahan besar terjadi; lahirnya kaum lain yg besar, kaum ismail.

Kita dapat melihat Musa yang mendapatkan janji Tuhan akan menjadi pemimpin bangsa Israel yang membebaskan mereka dari Mesir dan masuk ke tanah perjanjian.

Tetapi apa yang terjadi ketika ia kehilangan endurance terhadap bangsa Israel yang dipimpinnya? Ia kehilangan berkatnya untuk masuk ke tanah perjanjian.

Kita dapat melihat Yusuf mendapatkan janji Tuhan bahwa ia akan menjadi seorang yang besar bahkan bulan dan bintang akan sujud kepadanya. Tetapi apa yang terjadi? Ia harus menanti puluhan tahun baru janji itu digenapi. Bahkan ia harus mengalami berbagai peristiwa dalam hidupnya yang bertolak belakang dengan apa yang dijanjikan.

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Pet 3:9

Tuhan kita adalah Tuhan yang setia dengan janji-janji-Nya, ia tidak akan terlambat atau terlalu cepat. Semua pasti digenapi sesuai dengan kairos dan kehendak-Nya. Maka yang kita butuhkan adalah endurance, daya tahan untuk tetap berdiri atas janji-janji Tuhan sekalipun sepertinya yang terjadi bertolak belakang dengan janji-janji-Nya.

Endurance is a spiritual intelligence we must have.