19 April 2016

Self Confidence (2)

SELF CONFIDENCE (2)

Renungan Harian - SabdaNya
Jadi, bagaimanakah sebaiknya orang percaya menyikapi self confidence? Orang percaya tetap tidak bisa "menghidupi" self confidence yang humanis. Kepercayaan diri orang percaya tidak boleh berdasarkan atau bersumber dari diri sendiri. Tetapi keyakinan orang percaya dalam bertindak, berkarya, atau melakukan apapun juga haruslah berdasarkan atau bersumber pada kasih, kuasa dan anugerah Tuhan saja.

Yeremia 17:5 dengan tegas mengatakan "Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! "

Orang yang mengandalkan manusia/diri sendiri/self dikatakan terkutuk. Sebaliknya Yeremia 17:7 memberi kebenaran ini "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"

Dalam versi KJV kata mengandalkan menggunakan kata trust dan dalam kata trust terkandung makna confidence (in God) bukan confidence (in self).

Sekarang lihatlah apa yang terjadi pada manusia yang mengandalkan diri sendiri (confidence in self)
Yeremia 17:6 Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.

Dan berkat bagi yang mengandalkan Tuhan (confidence in God)
Yeremia 17:8 (TB)  Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Andalkan Tuhan, bukan diri sendiri. Percaya pada Tuhan dan bukan pada diri sendiri. Orang yang percaya pada diri sendiri akan memuliakan diri sendiri dan bukan Tuhan karena mempercayai "dia sanggup karena dia sanggup."

Stay blessed,
/rs