Pages

17 April 2016

Self Confidence is being redefined

SELF CONFIDENCE

Sebuah Klarifikasi

Renungan Harian - SabdaNya
Percaya Diri! Yah, kata-kata ini selalu kita dengar untuk menyemangati seseorang yang akan tampil dalam sebuah pertunjukan atau melakukan sesuatu. Ketika seseorang menjadi ragu, takut dan ingin mundur, seseorang akan mengingatkan agar percaya diri dan pasti berhasil. Percaya diri juga menjadi kata-kata kunci atau "magic words" para motivator sebagai kunci sukses.
Namun apakah makna yang terkandung dalam percaya diri ini? Apakah menjadi percaya diri adalah sebuah kebenaran?

SELF confidence berarti mempercayai diri sendiri bahwa apa yang ingin dilakukan pasti berhasil. Kedengarannya hal ini sangat baik, tetapi bila kita menelaah lebih dalam maka kita akan menemukan kebenaran yang mengejutkan.

Percaya diri! Mempercayai diri sendiri! Dapatkah kita menaruh percaya kita pada diri sendiri? Tentu saja TIDAK. Matius 15:19  berkata bahwa "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat." maka kita melihat bahwa diri kita ini tidak bisa menjadi dasar kekuatan yang kita sendiri dapat percayai. Self confidence berfokus pada diri sendiri, sumber kekuatan pada diri sendiri padahal diri sendiri ini adalah jahat sebagaimana Matius 15:19 katakan.

Orang percaya tidaklah berjalan dengan self confidence dimana sumber kekuatannya adalah diri sendiri, orang percaya berjalan dengan "God's confidence" yang sempurna. "Kepercayaan diri" orang percaya bukan pada diri sendiri tetapi pada Tuhan. Sebab itu orang percaya bukan berkata aku percaya diri aku bisa tetapi aku percaya di dalam Tuhan aku bisa.
Hal ini ditegaskan dengan jelas dalam Filipi 4:13 "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."

Kita bisa bukan karena mempercayai diri sendiri bisa tetapi karena mempercayai Tuhan sehingga kita bisa. Orang percaya bukan SELF CENTERED melainkan GOD CENTERED.



Stay blessed,
/rs