24 May 2017

Allah Yang Berkuasa

Renungan Harian - Siapakah yang layak disebut Allah yang sejati? Tentu saja Allah yang sungguh-sungguh berkuasa atas segala sesuatunya dan tidak ada yang lebih  berkuasa dariNya baik itu sesuatu maupun seseorang. Allah yang disembah di dalam Yesus Kristus adalah Allah yang sejati sebab Dia sungguh-sungguh berkuasa atas segala sesuatu dan semuanya.

Allah berkuasa atas kerajaan dan raja-raja
Mesir adalah kerajaan adidaya pada masa itu dan bangsa Israel telah diperbudah selama ratusan tahun dan tidak dapat membebaskan dirinya. Tetapi Allah yang berkuasa mampu membebaskan Israel keluar dari Mesir dengan demonstrasi kuasa yang luar biasa. Dia sungguh Allah yang berkuasa atas kerajaan dan raja-raja

Allah berkuasa mengadakan muziat
Perempuan Sunem itu telah begitu lama tidak memiliki anak dan mereka tergerak hatinya untuk membantu hamba-Nya, nabi Elisa dengan menyiapkan akomodasi yang diperlukan. Nabi Elisa bernubuat bahwa pada tahun berikutnya mereka akan memiliki anak dan tepat seperti yang dikatakan nabi Elisa, perempuan itupun dikarunia seorang anak laki-laki. Allah berkuasa atas untuk mengadakan mujizat yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Allah berkuasa atas kematian
Anak perempuan sunem itu meninggal dunia dan perempuan Sunem itu mendatangi hamba-Nya, nabi Elisa. Nabi Elisa mendatanginya dan berdoa bagi anaknya yang sudah  meninggal itu dan anak itupun bangkit dari kematian. Kematian tunduk kepada Allah yang berkuasa, sungguh Allah itu berkuasa atas kematian sekalipun.

Allah berkuasa atas ciptaan
Bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dan menghadapi masalah yang besar. Di depan mereka adalah laut Teberau yang tidak mungkin mereka seberangi dan di belakang mereka adalah pasukan Mesir yang siap untuk membinasakan mereka atau mungkin akan membawa mereka kembali ke perbudakan Mesir. Namun pada saat yang mustahil itu mereka hadapi, Allah menyatakan kuasa-Nya dengan membelah laut itu sehingga bangsa Israel dapat menyebranginya dengan berjalan kaki. Allah sungguh berkuasa atas ciptaannya, laut itu.

Allah berkuasa untuk menyelamatkan
Manusia yang telah jatuh ke dalam dosa selayaknya menerima maut sebagai ganjarannya. Tetapi Allah menyatakan kuasa-Nya bahwa Ia sanggup menyelamatkan. Ia datang sebagai manusia, Yesus lahir ke bumi ini dan menjadi korban penebusan dosa manusia sehingga setiap orang percaya dan menerima karya keselamatan-Nya di kayu salib diselamatkan dan tidak akan binasa