Pages

25 May 2017

Apakah Implikasi Dari Kenaikan Tuhan Yesus Ke Sorga

Renungan Harian - Tuhan Yesus dari kekekalan sampai kekekalan adalah Allah namun telah turun ke bumi dengan lahir sebagai seorang bayi di Betlehem. Kemudian Ia melakukan pelayanannya dengan memberitakan kerajaan sorga sambil mengadakan berbagai mujizat untuk menyatakan Allah yang berkuasa. Setelah tiba masa yang telah ditetapkan Allah, Tuhan Yesus ditangkap dan mengalami penyiksaan yang begitu berat. Dia mati di kayu salib, bangkit pada hari yang ketiga dan menampakkan diri kepada para murid. Tetapi rangkaiannya tidak berhenti sampai disitu. Ia naik ke sorga dengan disaksikan para murid. Dengan kasat mata, para murid menyaksikan Ia terangkat ke sorga.

Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Kis 1:9

Tuhan Yesus bisa saja naik ke sorga tanpa diketahui oleh para murid-Nya, tetapi Tuhan Yesus perlu menunjukkan diri-Nya naik ke sorga dan memang ini sangatlah penting. Karena dengan kenaikan Yesus ke sorga maka kita yang percaya memiliki kepastian akan apa yang Tuhan Yesus telah lakukan bagi umat manusia,

Dengan pengorbanan-Nya di kayu salib, telah menggantikan segala korban binatang yang sebelumnya diberikan sebagai penebusan dosa, sehingga kita tidak perlu lagi mengadakan korban binatang karena Yesus sebagai domba Allah yang disembelih menjadi korban sempurna yang diterima Allah satu kali untuk selama-lamanya bagi penebusan manusia.

Kematian-Nya di kayu salib dan turun ke dalam kerajaan maut, telah menggantikan kita yang seharusnya mati dan masuk kedalam kerjaan maut (neraka) untuk selama-lamanya karena segala dosa kita, sebab upah dosa ialah maut. Tetapi Tuhan Yesus telah menggantikan kita sehingga kita tidak akan mati dalam kekekalan melainkan beroleh hidup karena Dia.

Kebangkitan-Nya dari kematian telah memberikan jaminan dan kepastian bagi kita bahwa kita yang ada di dalam Dia juga akan mengalami kebangkitan dan beroleh hidup yang kekal bersama Dia. Tanpa kebangkitan-Nya, kita tidak mungkin akan mengalami kebangkitan juga.

Dan ini juga yang tidak kalah penting, Ia naik ke sorga. Ini jelas menunjukkan dan memberikan kepastian kepada kita bahwa Ia sungguh-sungguh Allah yang bertahta di sorga, Ia sungguh datang dari sorga, Ia sungguh-sungguh Allah yang turun menjadi manusia dan hanya yang dari sorga yang dapat kembali ke sorga dan hanya yang empunya sorga yang dapat membawa manusia ke sorga juga. Maka dengan naiknya Yesus ke sorga, benarlah apa yang Ia katakan di dalam Yohanes 14:1-3

"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi je situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Kenaikan Yesus ke sorga menandakan seluruh pelayanan-Nya di muka bumi ini telah selesai. Kenaikan Yesus ke sorga juga memungkinkan Roh Kudus turun dan menjadi penolong bagi orang-orang percaya. Kenaikan Yesus ke sorga juga memberikan jaminan bahwa kita juga akan diangkat-Nya ke sorga. Kenaikan Yesus ke sorga semakin menegaskan bahwa Dia adalah Allah yang bertahta di dalam sorga sehingga Ia jugalah yang berotoritas untuk membawa orang-orang percaya juga masuk ke dalam sorga.

Kenaikan Yesus ke sorga adalah puncak dari segala karya penebusan yang Tuhan Yesus kerjakan bagi umat manusia. Hanya yang percaya kepada-Nya yang dapat menerima berkat janji sorga kekal mulia itu.