Pages

19 May 2017

Bukan Berpusat Pada Seorang Pemimpin

sabdanya.com - Seorang pemimpin Kristen tentu saja sangat berbeda dengan pemimpin dunia ini. Pemimpin dunia memimpin orang-orang pada target yang telah ditentukan tetapi pemimpin Kristen bukan memimpin orang-orang pada target tertentu melainkan memimpin orang-orang untuk mengenal Tuhan dengan benar sehingga hidupnya sepenuhnya bergantung kepada Tuhan.

Kita melihat bagaimana kepemimpin Musa dimana orang-orang Israel sepenuhnya hanya bergantung kepada Musa sehingga ketika Musa "tidak hadir" ditengah-tengah mereka, mereka kehilangan fokus dan membuat keputusan yang salah.

baca juga: Allah buatan (akibat tidak hadirnya seoran pemimpin)

"Ketika bangsa itu melihat, bahwa Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: "Mari, buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir--kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia." Keluaran 32:1



Seharusnya orang-orang Israel tidak mengandalkan Musa, seharusnya mereka tetap mengandalkan Allah sehingga sekalipun Musa "tidak hadir" ditengah-tengah mereka, mereka akan tetap hidup taat dan setia kepada Allah. Namun ketidakhadiran Musa, ketidakhadiran seorang pemimpin, membuat mereka memutuskan yang mendukakan hati Tuhan dengan membuat allah mereka sendiri dengan tangan mereka menunjukkan bahwa mereka hanya terfokus kepada Musa dan bukan kepada Allah. Mereka hanya berada dalam kepemimpinan Musa dan bukan kepemimpinan Allah.

Sebagai seorang pemimpin Kristen, pendeta/gembala, guru sekolah minggu, atau apapun pelayanan kita dimana melalui kita orang-orang seharusnya mengenal Allah dan hidup sepenuhnya mengandalkan Allah dan bukan kita. Kita bukan pusat hidup mereka, tetapi Allah yang harus menjadi pusat hidup mereka. Bila seorang yang kita pimpin hanya melihat kita, terfokus dan terpusat kepada kita dan bukan kepada Allah maka kepemimpinan kita gagal membawa mereka kepada Allah.

Demikian juga dengan setiap yang kita dipimpin kepada Allah, kita harusnya berpusat dan berfokus kepada Allah dan bukan kepada pemimpin. Sekalipun sebuah kepemimpinan tidak hadir, sekalipun seorang pemimpin itu justru gagal menjadi teladan, sekalipun seorang pemimpin itu justru meninggalkan Allah, kita yang terpusat dan terfokus kepada Allah akan tetap di dalam Allah dan tidak tergoncangkan dan tidak akan berubah oleh karena pemimpin yang gagal atau "tidak hadir" itu.



Seorang pemimpin Kristen memimpin orang-orang yang dipimpinannya kepada Allah dan bukan kepada dirinya sendiri. Dan setiap orang yang dipimpin akan tertutama melihat, terpusat dan terfokus kepada Allah dan bukan kepada seorang pemimpin semata.