Pages

11 May 2017

Iman dan Keputusan Tepat

sabdanya.com - Rahab bukanlah umat Israel, Rahab akan binasa bersamaan dengan runtuhnya tembok Yerikho dan semua penduduk di dalamnya. Alkitab dengan jujur mengatakan bahwa Rahab adalah seorang perempuan sundal, seorang yang tidak masuk hitungan dalam tatanan masyarakat dahulu maupun sekarang ini. Seorang yang seharusnya binasa, seorang yang tidak punya harapan justru menjadi seorang yang penting.

Rahab menjadi perempuan sundal yang tidak turut binasa bersama dengan orang-orang durhaka. Rahan menjadi perempuan sundal yang justru masuk dalam silsilah nenek moyang Yesus Sang Juruselamat Dunia. Hal ini menunjukkan anugerah Tuhan yang besar bagi umat manusia, tidak perdulu seberapa jahat, kotor, najis, dan tidak layaknya seseorang, menjadi layak di dalam Tuhan oleh karena kasih karunia-Nya. Hal ini juga menunjukkan bahwa keselamatan tidak hanya menjadi milik orang Israel semata melainkan orang-orang di luar Israel juga bisa mendapatkan keselamatan oleh karena kasih karunia-Nya.

Rahab meresponi kasih karunia Tuhan dengan iman. Rahab menyambut pengintai-pengintai dan mengamakan mereka dari kejaran orang-orang Yerikho. Alkitab mengatakan "karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik" Satu momentum keselamatannya adalah dengan menyambut pengintai-pengintai yang diutus untuk mengintai kota Yerikho.

Karena iman, Rahab telah membuat keputusan yang paling tepat dalam hidupnya. Keputusan yang paling penting dalam kehidupan ini adalah keputusan untuk sebuah keselamatan. Rahab menggambarkan hidup berada ditengah-tengah orang durhaka, orang-orang berdosa, demikian juga kita hidup ditengah-tengah orang-orang durhaka, orang-orang durhaka. karena iman Rahab telah mengambil membuat keputusan yang menyelamatkan dia sehingga ia tidak binasa bersama-sama orang-orang durhaka Yerikho, demikian juga kita dapat diselamatkan dengan iman kita mengambil keputusan yang tepat; keputusan itu adalah dengan beriman kepada Yesus Kristus, percaya kepada Yesus dengan sepenuhnya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat.



Rahab selayaknya binasa, karena iman telah menyambut pengintai-pengintai dan diselamatkan.
KIta selayaknya binasa, karena iman menyambut Yesus sebagai Tuhan dan diselamatkan.