Pages

06 May 2017

Iman dan Panggilan Hidup


sabdanya.com - Abraham dipanggil Tuhan untuk meninggalkan negeri dan sanak saudaranya dan dari rumah bapanya ke negeri yang akan ditunjukkan Tuhan. Saat panggilan ini diberikan, Abraham tidak tahu kemana ia akan pergi, apa yang akan ia lakukan, mengapa ia harus pergi bahkan juga tidak tahu mengapa ia yang dipanggil oleh Tuhan.



Pun demikian, atas panggilan ini, Tuhan memberikan perjanjian kepada Abraham; menjadi bangsa yang besar, mendapat berkat dan menjadi berkat,  dana namanya masyhur. Dan Abrahm memberikan respon kepada panggilan itu dengan sebuah ketaatan, ia pergi seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya. (mungkin saja respon ini karena janji berkat yang luar biasa itu)

Tetapi apa yang dikatakan Alkitab tentang panggilan dan respon Abraham ini? Ibrani 11:8 mengatakan "Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat ia tujui.

Apa yang dapat kita pelajari dari hal ini? Tuhanlah yang memanggil Abraham dan memberikan panggilan hidup/destiny kepadanya. Abraham juga berasal dari keluarga yang menyembah berhala, tetapi mendapat kasih karunia sehingga ia dipanggil oleh Tuhan dan memberikan panggilan hidupnya yang sejati.



Demikian juga dengan hidup kita ini, Tuhan oleh karena kasih karuniaNya yang akan memanggil kita melakukan panggilanNya dalam hidup kita, Tuhan yang memberikan destiny kepada kita karena kita ini sesungguhnya tidak tahu apa dan mengapa kita ada di muka bumi ini jika Tuhan menyatakannya kepada kita.

Dan Abraham menerima dengan iman panggilan Tuhan itu sekalipun ia tidak tahu kemana ia akan pergi, apa yang akan terjadi kemudian, akan berhasilkah atau sebaliknya. Dengan iman ia merespon panggilan Tuhan demikian juga kita harus merespon pangilan Tuhan sekalipun kita tidak mengerti akan panggilan itu.