15 May 2017

Menang Atas Godaan

Renungan Harian - Mungkin selama ini kita berpikir bahwa iblis begitu luar biasa mencobai manusia agar jatuh ke dalam dosa, hal ini tidak sepenuhnya benar. Memang benar iblis akan "berjuang sedemikian rupa" agar manusia jatuh ke dalam dosa dan akhirnya meninggalkan Tuhan. Tetapi kebenarannya adalah pencobaan itu bukan datang dari Tuhan dan juga bukan dari iblis sendiri. Pencobaan itu datang dari keinginan kita sendiri dan melalui keinginan inilah iblis masuk untuk membuat kita jatuh ke dalam dosa.

Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut. Yakobus 1:13-15

Keinginan dosa yang telah ada di dalam diri manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa itulah yang menjadi alat serangan iblis untuk mencobai manusia. Tanpa keinginan di dalam diri manusia, iblis tidak dapat mencobainya. Ketika Yesus lapar karena sedang berpuasa, tentu saja iblis masuk untuk mencobai Yesus dengan keinginan untuk makan. Demikian juga dengan kita, bila di dalam diri kita ada keinginan untuk menonton film porno, maka iblis akan mendorong kita untuk memenuhi keinginan itu sehingga kita akan didorong untuk melakukan apapun agar dapat memenuhinya.

Kita harus mengenali keinginan dosa apa yang terus masih "berjuang" di dalam diri kita untuk dipenuhi dengan demikian kita dapat mengalahkannya. Jika kita terdorong untuk bergosip, maka kita harus menjauhkan diri dari perkumpulan orang bergosip. Jika kita bergumul dengan tontonan yang membangkitkan gairah seksual maka kita menjauhkan diri dari tontonan yang demikian. Dengan tetap menikmati semua hal yang mendorong untuk melakukan dosa itu dan berpikir kita dapat bertahan atasnya, hanya akan membuktikan bahwa kita pasti akan kembali jatuh ke dalam dosa.

Waspadalah!!! Kehidupan yang terus jatuh bangun dalam dosa dapat membuat kita menganggap hal "nautral" untuk jatuh bangun. Padahal di dalam Kristus kita seharusnya mengalami hidup yang berkemenangan,