Pages

18 August 2017

Anda Sedang Melayani Tuhan atau Diri Sendiri

sabdanya.com - Apakah Anda berkata saya meyakini panggilan saya adalah menjadi seorang WL karena saya sangat hebat melakukannya. Atau saya meyakini panggilan saya adalah seorang pengkhotbah karena saya merasa sangat mampu melakukannya dengan sangat baik. Bahkan saya menjadi usher sekalipun karena memang saya suka bertemu dengan orang-orang dan menyambut mereka. Saya suka dan sangat menyukai melakukan semuanya itu.



Itu semua baik-baik saja, tetapi... Oops.... berhenti sejenak. Apakah kita melakukan panggilan pelayanan kita karena kita sangat menyukainya ketika kita melakukannya? Atau karena kita merasa sangat hebat dalam suatu bidang? Sepertinya bila memang itu ukurannya maka sesungguhnya kita harus waspada karena jangan-jangan sebenarnya kita sedang melayani diri sendiri, kesenangan sendiri dan bukan melayani sesuai panggilan dan kehendak Tuhan.

Mari kita melihat contoh Yunus ini:

Yunus 1:1-3 (TB)  Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian:
"Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku." Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.

Yunus diutus Tuhan untuk pergi ke Niniwe, tetapi dia tidak menyukainya, dia tidak senang panggilan ini dan memutuskan untuk melarikan diri panggilan ini. Setelah perjalanan yang berliku akhirnya Yunus tetap pergi ke Niniwe dan keselamatan turun atas Niniwe.



Bila kita pikir kita senang melayani Tuhan sebagai WL tetapi Tuhan tempatkan sebagai usher, bersukacitalah dan tetaplah melayani dengan semangat. Bila kita merasa senang berkhotbah tetapi Tuhan tempatkan sebagai pembuat warta jemaat, tetaplah lakulan dengan setia dan memberikan yang terbaik. Karena kita bukan melakukan  apa yang kita senangi melainkan apa yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan.

Anda melayani Tuhan atau sedang melayani diri sendiri??? Melayani Tuhan harus bersumber dan berpusat kepada Tuhan dan bukan bersumber maupun berpusat kepada diri sendiri. Melayani Tuhan juga haruslah nama Tuhan yang semakin dikenal, ditinggikan dan dimuliakan, bukan kita. Melayani Tuhan adalah tentang Tuhan dan bukan tentang kita.