Pages

23 August 2017

Doa Yabes

Doa Yabes (Belajar dari doa Yabes)


1 Tawarikh 4:10 (TB) Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.

Pertama, di dalam penderitannya Yabes tahu kepada siapa harus membawa segala deritanya. Ia berseru kepada Allah Israel, ia mengakui Allah atas Israel dan juga atas hidupnya. 8a tidak berseru kepada manusia dan mengandalkan manusia, tetapi ia berseru kepada sumber pertolongan sejati yaitu Allah Israel.


Kedua, ia meminta kepada Allah Israel untuk memberkatinya berlimpah-limpah. Yabes mengenal bahwa Allah Israel satu-satunya Allah yang sejati yang berkuasa dan berdaulat dan sanggup memberkati dengan berlimpah-limpah. Ini menjadi sebuah pengakuan bahwa hanya Allah Israel saja yang menjadi sumber berkat sejati.

Ketiga, ia meminta kepada Allah Israel untuk memperluas daerahnya. Ini memang berbicara tentang daerah (land) yang diperluas tetapi lebih dari itu ini juga berbicara tentang kapasitas, kemampuan, pengaruh sehingga dapat berdampak bagi nama Allah Israel dimuliakan. Untuk memenangkan kota dan bangsa bagi Allah, kita butuh Allah memperluas "daerah" kita.

Keempat, ia meminta tangan Allah Israel melindunginya karena ia tahu bahwa tanpa penyertaan dan perlindungan Allah di setiap saat dan di setiap aspek kehidupannya ia tidak akan berhasil. Yabes juga meminta pimpinan Allah untuk arah/jalan yang harus ia tempuh.

Kelima, ia meminta agar kesakitan tidak menyakiti dia. Ia ingin pembalikkan keadaan. Sekalipun namanya berarti kesakitan dan penderitaan tetapi ia tidak ingin hidupnya sesuai namanya itu sehingga tidak memuliakan Allah. Ia ingin sekalipun namanya berarti kesakitan dan penderitaan tetapi ia tidak dikuasai oleh kesakitan dan penderitaan.


Ketika kita berdoa, kita berdoa hanya kepada Allah di dalam Yesus Kristus dan dengan iman meminta berkat yang terbaik sehingga kita dapat menjadi berkat bagi orang lain. Kapasitas kita diperluas, pengaruh yang Tuhan berikan menjadi alat untuk menarik sebanyak-banyaknya orang kepada Tuhan. Kita juga berdoa memohon pimpinan Tuhan untuk setiap langkah di hidup kita sebab tanpa pimpinanNya kita akan melangkah ke jalan yang salah. Sekalipun kesakitan dan penderitaan mendera kita, kita minta pertolongan Tuhan agar kesakitan dan penderitaan itu menguasai kita, tidak mempengaruhi kita untuk tetap percaya kepada Tuhan.