21 August 2017

Kehidupan atau Kematian Kekal


sabdanya.com - KEMATIAN ADALAH PASTI

Kematian adalah satu hal yang pasti. Kita dapat melihat orang-orang yang kita kasihi meninggalkan dunia ini. Tidak ada yang dapat meloloskan diri dari kematian. Bila kita disuguhkan tayangan tentang adanya orang-orang yang dapat hidup abadai, itu adalah sebuah kebohongan dan hayalan belaka. Kapankan terakhir kali Anda melihat orang yang Anda kasihi meninggalkan Anda? Apakah yang Anda pikirkan tentang dia.

Bila Anda sepakat dengan saya, yang saya pikirkan adalah kemana dia selanjutnya setelah kematian di bumi ini? Percaya atau tidak, kebenerannya adalah kematian setiap orang tidak berakhir di dalam kubur. Ada tempat kekal yang selanjut menjadi tempat tujuan keabadian. Tempat itu adalah sorga dan neraka, kekal di sorga atau kekal di neraka. Pertanyaan penting berikutnya adalah apa yang membuat saya layak untuk masuk ke dalam sorga dan bukan binasa di neraka?




Sebelum berbicara tentang sorga, penting sekali untuk mengetahui mengapa ada orang-orang yang akan masuk ke dalam neraka.

MURKA ALLAH ATAS DOSA

DOSA menjadi alasan utama kenapa ada orang-orang yang akan masuk ke dalam neraka. Setiap orang telah jatuh ke dalam dosa, dipercayai ataupun tidak, kebenaran ini tidak dapat dihindarkan. Sebagaimana tertulis di Alkitab di dalam Kolose 3:5-6 "Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka)." Allah murka terhadap dosa dan upah dosa ialah maut, kematian kekal dan binasa di dalam neraka. Roma 6:23 mencatat "Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."

MANUSIA TIDAK DAPAT MENYELAMATKAN DIRINYA SENDIRI

Dapatkah manusia menyelamatkan dirinya sendiri? Beberapa ajaran mengatakan bahwa manusia dapat menyelamatkan dirinya sendiri.

Saya adalah seorang yang baik, saya rajin beribadah, saya berdoam saya percaya kepada Tuhan, saya mengasihi orang-orang, saya mentaati firman Tuhan, saya juga dibaptis, dan lain sebagainya.

Tetapi benarkah itu semua dapat menyelamatkan kita? Tentu semuanya itu baik dan memang harus dilakukan di dalam hidup kita, tetapi Alkitab sendiri menilai hal itu sebagai berikut

"Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin." Yesaya 64:6.

Tuhan itu baik tetapi sebaliknya manusia itu jahat, penuh dengan dosa. Dalam penilaian manusia, mungkin saja akan berkata seseorang itu tidak jahat, selalu melakukan yang baik tetapi standarnya bukanlah penilaian manusia sebab manusia itu sendiri adalah manusia yang berdosa dan jahat. Standarnya adalah Tuhan, di hadapan Tuhan semua manusia adalah jahat dan penuh dengan dosa.

seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa. Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah, kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah. Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka, dan jalan damai tidak mereka kenal; rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu." Roma 3:9-18.

Manusia telah jatuh kedalam dosa, tidak hanya Adam dan Hawa melainkan seluruh umat manusia yang lahir dari benih Adam. Dengan demikian, Tuhan yang kudus, sempurna, adil, dan benar tidak dapat mengampuni manusia dengan segala perbuatan baiknya yang dilakukan dalam keadaanya yang memang sudah berdosa. Perbuatan baik kita menjadi sangat tidak berarti, sebab itulah manusia membutuhkan yang kudus dan mulia untuk menyelamatkan dirinya.

MANUSIA BENAR-BENAR MEMBUTUHKAN JURUSELAMAT UNTUK KESELAMATANNYA

Satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia  yang jahat dan berdosa adalah Tuhan sendiri. Tuhan datang ke bumi menjadi manusia yaitu Yesus yang adalah Tuhan hidup di muka bumi dengan tanpa dosa dan hidup yang sempurna. Sebuah standar kehidupan yang tidak mungkin dipenuhi oleh manusia yang jahat dan berdosa.




Manusia berdosa itu terkutuk, tetapi Yesus menjadi kutuk untuk manusia, menggantikan manusia. Dengan demikian siapapun yang belum menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus masih hidup di dalam kutuk.

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. Galatia 3:13-14.

Kristus telah "meminum" semua dosa manusia dan tidak ada setetespun yang jatuh. Hal ini tertulis dengan jelas pada Matius 20:22 Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat."

Yesus membuat kita dapat mengenal Allah dan menikmati Dia.
Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. 2 Korintus 5:18-21

BAGAIMANA KITA MENERIMA KESELAMATAN ITU?

Keselamatan tidak dapat diperoleh dengan perbuatan baik, tetapi keselamatan diperoleh karena apa yang Kristus telah lakukan bagi manusia di kayu salib.

Respon yang harus diberikan manusia adalah bertobat dan mempercayai Yesus Kristus. Markus 1:15 mengatakan "Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan" dan di dalam Markus 6:12 "Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat,"