Pages

14 August 2017

Marah Alkitabiah

sabdanya.com - Apakah marah itu membuat kita berdosa? Tentu saja marah itu membuat kita berdosa.

Alkitab mengatakan di dalam Matius 5:22

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala."

Seorang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum, mengapa dihukum? karena dianggap bersalah sehingga harus dihukum. Tetapi tidak semua marah itu salah dan harus dihukum. Ada juga marah yang benar, marah yang kudus atau marah yang alkitabiah. Seperti apakah marah yang benar ini?




Marah yang benar adalah ketika kita menjadi marah terhadap segala sesuatu yang jahat di dalam dunia ini. Kita marah pada ketidakadilan, pada dosa yang merajalela, itulah marah yang alkitabiah. Tuhan Yesus marah pada perlakuan orang-orang yang tidak menghormati bait Allah, penggunaan bait Allah tidak sesuai dengan kebenaran dan Tuhan Yesus menjadi marah akan hal ini. Kita memang tidak boleh berdiam diri pada dosa yang berlangsung. Kita harus marah terhadap hal ini dan melakukan sesuatu sebagai tindakan nyata.

Markus 11:17 Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"

Disinilah juga terletak perbedaannya antara marah yang berdosa dengan marah yang alkitabiah. Marah yang berdosa bersumber pada perasaan tidak puas, kecewa, tidak sabar, tersinggung dan lain sebagainya dan hal ini mengakibatkan kebencian dan permusuhan.

Sedangkan marah yang alkitabiah bersumber pada sesuatu yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan dan bertindak nyata untuk mendatangkan perubahan sehingga sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

(Mazmur 7:11) Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat. 
Psalm 7:11 God is an honest judge. He is angry with the wicked every day.