Pages

06 September 2017

Berani nge-bully

Berani nge-bully?

Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak-anak dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: "Naiklah botak, naiklah botak!" Lalu berpalinglah ia ke belakang, dan ketika ia melihat mereka, dikutuknyalah mereka demi nama TUHAN. Maka keluarlah dua ekor beruang dari hutan, lalu mencabik-cabik dari mereka empat puluh dua orang anak. 2 Raj 2:23-24.



Bullying adalah tindakan atau perkataan tidak menyenangkan yang ditujukan kepada seseorang maupun kelompok. Pada masa ini, bullying menjadi trend negatif yang semakin meningkat terjadi baik dikalangan orang dewasa maupun anak-anak, baik yang spontan maupun yang telah biasa dilakukan, baik dalam sebuah candaan maupun yang benar-benar ingin menyakiti.

Apakah anda termasuk orang yang dibully? Atau justru andalah sipembully? Baiklah kita memperhatikan kisah nabi Elisa ini agar kita memperhatikan dengan baik bagaimana seharusnya sikap kita terhadap bullying.

Dalam perjalanannya ke Betel, Elisa di cemooh/dibully oleh empat puluh dua orang anak. Elisa dikata-katai "botak". Cemoohan ini sangat tidak menyenangkan hati Elisa, maka Elisa berpaling dan mengutuki mereka demi nama Tuhan. Kita tidak tahu perkataan apa yang sebenarnya dikatakan Elisa tetapi seketika itu juga keluarlah dua ekor beruang dari hutan lalu mencabik-cabik mereka. Mungkin anak-anak itu hanya bercanda atau mungkin juga benar-benar ingin mengerjai nabi Elisa, tetapi mereka sepakat untuk membully Eliza maka mereka semua terkena hukuman Tuhan.

Daud sendiri dibully oleh Saul, diancam dan dikejar-kejar untuk dibunuh. Tetapi ketika Daud memiliki kesempatan untuk membalas Saul, Daud berkata "Aku tidak akan menjamah orang yang di urapi Tuhan". Bullying sepertinya sederhana dan hal yang sepele, tetapi tidak di mata Tuhan.

Masih berani nge-bully?