Pages

27 September 2017

Cerita Besar Allah di Dalam Kehidupan Manusia

Berikut ini adalah pertanyaan dan jawaban berdasarkan alkitab perihal manusia.
"Sebuah cerita besar Allah"

Bagaimanakah manusia diciptakan?

Manusia ada sepenuhnya karena inisiatif Allah, tidak ada andil manusia dalam terciptanya manusia. Dan manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, dengan demikian tidak mungkin manusia adalah hasil evolusi dari monyet karena monyet atau seluruh binatang tidak diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

(Kejadian 1:26) Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."


Bagaimanakah keadaan manusia ketika pertama kali diciptakan?





Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, dengan demikian kudus dan sempurna adanya. (Kej 1:26)

(Kejadian 1:26) Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, ..."

Mengapa Tuhan menciptakan manusia?

Bukan karena Tuhan itu kesepian, tetapi Tuhan dalam kehendakNya sendiri menciptakan langit dan bumi dan segala isinya termasuk manusia. Mandat untuk manusia di awal penciptaan adalah agar berkuasa atas ciptaan, mengerjakan segala sesuatunya di bumi dan juga memenuhi bumi.

(Kejadian 1:28) Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Apa yang terjadi sehingga manusia kehilangan kekudusan dan kemuliaan Allah?

Manusia terperdaya oleh iblis dalam rupa ular dan mengikuti kehendak iblis untuk memakan buah yang dilarang untuk dimakan.

(Kejadian 1:10) Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi. (11) Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?" (12) Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan."" 

Mengapa Tuhan tidak mencegah manusia itu untuk berbuat dosa?

Tuhan memberikan pilihan di tangan manusia untuk taat kepada Allah atau tidak.

(Kejadian 2:16) Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, (17) tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." 


Apa yang terjadi setelah manusia itu berdosa?


Manusia terpisah dari Allah, diusir dari Taman Eden, menyadari ketelanjangannya dan tanahpun menjadi terkutuk.

(Kejaian 3:23) Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil. (24) Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Bagaimana keadaan manusia setelah jatuh ke dalam dosa? 

Manusia semakin jahat dan tidak mencari Allah sehingga Allah "harus" membinasakan manusia itu dengan air bah namun menyelamatkan Nuh dan keluarganya untuk memulai sebuah "generasi baru" yang benar.

(Kejadian 6:17) Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa. (18) Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu.

Apakah manusia "generasi Nuh" menjadi generasi yang benar?

Tidak, manusia justru menjadi semakin jahat dan ingin "menantang" Tuhan. Manusia benar-benar butuh penyelamat.

(Kejadian 11:3) Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat. (4) Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi." (5) Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu, 6) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. (7) Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."

Apakah yang Tuhan lakukan kemudian?

Tuhan menyiapkan satu bangsa pilihan, Dia memulai dengan memanggil Abraham. Dari Abraham lahirlah Ishak, dari Ishak lahirlah Yakub dan dari Yakub lahir 12 suku Israel, bangsa pilihan Tuhan.

(Kejadian 12:1-2) Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

Apakah rancangan Tuhan melalui Israel?

Lahirnya seorang Mesias, juruselamat manusia karena manusia benar-benar tidak daapt menyelamatkan dirinya, bahkan tidak ada yang mau mencari dan memuliakan Allah.

(Kejadian 3:15) Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." 

(Yesaya 7:14) Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. 

(Matius 1:21-23) Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita.

Bagaimana Yesus menjadi juruselamat manusia?

Dengan menjadi korban yang sempurna di kayu salib

(Filipi 2:8) Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. (9) Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, (10) supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, (11) dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!




Bagaimana manusia dapat menerima keselamatan yang telah disediakan itu?

Bertobat, percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai satu-satunya Tuhan dan juruselamatnya.

(Yohanes 3:16) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

(Roma 10:9) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (13) Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.