09 September 2017

Katakan “Darah Yesus!”

Darah menjadi alat bukti yang penting bagi kepolisian untuk memecahkan berbagai kasus kejahatan. Melalui sampel darah yang walau setetes saja, dapat ditemukan siapa pelaku kejatahan tersebut. Jadi darah itu seolah-oloah dapat berbicara dan menceritakan berbagai hal.

Katakan “Darah Yesus!”

dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel. Ibrani 12:24 Darah Habel berteriak kepada Allah dan Allah akhirnya menghukum Kain. Alkitab tidak menjelaskan seperti apa teriakan darah habel kepada Allah, tetapi teriakan darah itu direspon Allah sehingga Allah langsung menghukum Kain.



Bila darah itu memang berbicara dan berkuasa seperti itu, terlebih lagi dengan darah Yesus. Darah Yesus tercurah dikayu salib namun tidak untuk meneriakan penghukuman atas manusia. Darah Yesus meneriakan “keselamatan”, “pengampunan”, “belas kasihan”, “berkat”, “kemenangan” dan teriakannya lebih berkuasa dari darah apapun atau siapapun.

Itulah sebabnya kita harus tetap berada di dalam Yesus Kristus sehingga dapat dengan penuh kuasa berdoa dengan meneriakkan darah Yesus atas segala pergumulan hidup kita. Ketika kita mengalami ketakutan akan kehilangan pekerjaan kita, maka kita perkatakan “darah Yesus” atas pekerjaan kita maka darah-Nya akan meneriakkan “belas kasihan atas bos kita”. Ketika kita menjadi kuatir akan kesehatan kita, mungkin karena jantung atau stroke, atau penyakit apapun, kita perkatakan darah Yesus atas kesehatan kita maka darah-Nya akan meneriakkan “kesembuhan dan pemulihan total” atas kesehatan kita.

Darah-Nya yang kekal dan berkuasa, tidak akan pernah kehilangan kuasa-Nya. Sebab itu kita harus terus tinggal didalam Tuhan dan berdoa untuk meminta perlindungan kuasa darah Yesus atas hidup kita.

OLEH DARAH-NYA KITA BEROLEH KEMENANGAN YANG GILANG GEMILANG