30 September 2017

Respon yang Tidak Lengkap

sabdanya.com - Seorang perempuan tertangkap basah melakukan zinah dan sesuai dengan hukum taurat yang disampaikan Musa ia harus di hukum dengan dilempari batu. Mereka memang mendakwa dan meminta jawaban Yesus memang bukan sungguh-sungguh ingin menegakkan hukum taurat melainkan untuk mencobai Yesus agar dapat menyalahkannya.

Tuhan Yesus tidak menanggapinya berdasarkan hukum taurat melainkan memberikan pertanyaan yang reflektif bagi semua perihal natur mereka sebagai manusia.





Yohanes 8:7 (TB)  Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."

Mendengar perkataan Yesus itu "barangsiapa di antara kamy TIDAK BERDOSA..." setiap orang mulai mulai meninggalkan wanita itu, semua batu di tangan mulai dijatuhkan. Tidak satupun yang berani melempari wanita itu.

Artinya mereka menyadari keadaan mereka bahwa mereka orang berdosa dan oleh karena itu mereka tidak layak menghukum wanita itu. Sebuah respon awal yang baik tetapi tidak lengkap. Mereka mengakui perkataan Yesus benar bahwa mereka orang berdosa, luar biasa bahwa mereka tidak menyangkalnya tetapi akan jauh lebih baik bila mereka merespon lebih jaih dengan meminta penganmpunan atas keberdosaan mereka.

Bila kita berbuat dosa dan kita menyadari bahwa kita berdosa, itu sungguh baik. Tetapi selanjutnya adalah datang kepadaNya untuk memohon pengampunan dosa kita. Hanya menyadari tidaklah cukup, respon yang tidak lengkap. Sadari, akui, mohon pengampunan dariNya, Ia setia dan adil pasti akan mengampuni dan menyucikan kita.

Always confess sin and come for forgiveness.