06 October 2017

Apakah Yang Dimaksudkan Jalan Yang Lurus

sabdanya.com - (Amsal 14:12) Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Apakah sesungguhnya yang dimaksudkan dalam Amsal 14:12 ini sebagai jalan yang lurus? Tentu saja jalan yang lurus ini dapat ditafsirkan dan diaplikasikan dalam berbagai aspek.Tetapi kita perlu memahami apa sesungguhnya yang dimaksudkan dengan jalan yang lurus ini karena dengan tidak mengetahui kebenaran perihal jalan yang lurus ini akan berujung pada maut.

Kita akan melihat apa sesungguhnya jalan itu dengan mengapa jalan itu berkaitan dengan maut.

Pertama, Yesus Kristus mengatakan bahwa Ia adalah "jalan".

Hal ini dapat kita temukan di dalam Yohanes 14:6

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.



Maka dengan sangat meyakinkan bahwa jalan yang dimaksud dijawab di dalam Yohanes 14:6 bahwa Ia adalah jalan yang lurus itu dan tidak berujung pada maut sehingga segala sesuatu yang bukan Yesus Kristus maka pastilah jalan yang hanya disangkanya lurus tetapi berujung pada maut. Hal ini ditegaskan di dalam berbagai ayat di Alkitab.

Dia telah di janjikan sejak awal manusia itu jatuh ke dalam dosa

(Kejadian 3:15) Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Siapaun yang percaya kepadanya tidak akan binasa (menuju maut) melainkan beroleh hidup yang kekal.

(Yohanes 3:16) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Hanya di dalam Yesus Kristus ada keselamatan sebab Dia adalah jalan yang lurus itu

(Kisah Para Rasul 4:12) Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Kedua, maut itu adalah upah dosa

Mengapa manusia dapat berujung pada maut adalah karena upah dosa itu adalah maut. Dan jalan yang lurus itu adalah jalan keselamatan dan kebebasan dari maut. Jalan yang salah akan memimpin manusia tetap kepada maut tetapi jalan yang lurus dan benar akan membalikkan arah orang yang akan menuju maut itu kepada kehidupan kekal.

(Roma 6: 23) Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.




Maka sangatlah jelas bahwa jalan yang lurus yang dimaksudkan di dalam Amsal 14:12 bukanlah jalan biasa-biasa melainkan jalan yang sangat penting karena ini berbicara tentang jalan keselamatan