Pages

21 October 2017

KEMENANGAN DI DALAM KRISTUS

Renungan Harian - Sebagai orang percaya kita tentu sering mendengar orang-orang berkata hal-hal seperti ini: saya sudah hidup benar di hadapan Tuhan, saya juga rutin berdoa dan berpuasa, suka memberi, mengasihi saudara seiman dan bahkan juga mengasihi musuh, taat sepenuhnya kepada Tuhan, membaca alkitab setiap hari, dengan sungguh-sungguh setia mengasihi Tuhan. Saya tidak melakukan kesalahan tetapi mengapa Tuhan mengijinkan saya melalui masa-masa yang sukar dalam hidup saya? Apakah Dia tidak sungguh-sungguh mengasihi saya? Apakah saya ini benar-benar telah diselamatkan?

Bukankah kita sering mendengar banyak orang-orang percaya mengatakan hal-hal itu? Atau bahkan kita sendiri mengatakannya?

Berhati-hatilah dengan perkataan-perkataan seperti itu karena ketika kita mengatakannya maka iblis akan langsung masuk dan menipu kita. Iblis akan mengatakan ia pada perkataan-perkataan itu sehingga kita semakin terpuruk. Iblis akan berkata benar, Tuhan tidak sungguh-sungguh mengasihimu, Tuhan tidak benar-benar mati bagimu, lihatlah orang yang tidak percaya itu hidupnya jauh lebih baik dari pada kamu. Dan iblis akan terus membuat perkataan-perkataan itu semakin kuat di hati dan pikiran sehingga kita akhirnya mempercayainya dan meninggalkan Tuhan.

Masa yang sukar memang pasti bisa terjadi di dalam hidup kita tetapi jangan biarkan hal itu membuat kita putus asa dan menjadi pahit terhadap Tuhan. Ingatlah Tuhan itu setia mengasihi kita. Ingatlah masa-masa sebelumnya pertolongan Tuhan yg begitu luar biasa. Iblis akan berkata pertolongan itu kebetulan, tetapi percayalah tidak ada yang kebetulan, itu memang pertolongan Tuhan yang nyata. Tetaplah percaya, tolak setiap perkataan iblis yang menyerang melalui pikiran kita, berdirilah teguh karena kekuatan dan kemenangan kita ada di dalam Kristus.

Yakobus 1:12 (TB)  Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.