Pages

12 October 2017

Ketakutan dan Kekuatiran (1)

sabdanya.com - Salah satu akibat dari kejatuhan manusia kedalam dosa adalah ketakutan dan kekuatiran. Lihatlah Adam dan Hawa yang menjadi takut untuk bertemu dengan Tuhan setelah mereka menyadari bahwa mereka telah jatuh ke dalam dosa. Ketakutan dan kekuatiran ini menjadi peperangan yang terus berlangsung di dalam pikiran kita sekalipun kita adalah orang-orang yang telah ditebus oleh darah Yesus, kita sudah diselamatkan oleh anugerah-Nya. Dan Tuhan mengetahui peperangan yang kita hadapi ini, rasa takut dan kuatir. Oleh sebab itulah kita akan dapat menemukan di dalam alkitab firman-Nya yang berkata jangan takut dan jangan kuatir, Tuhan ingin memberikan penghiburan dan kekuatan kepada kita yang percaya kepada-Nya.

Bagaimana kita mengalahkan ketakutan dak kekuatiran adalah dengan langsung menghadapinya dan bukan menghindarinya. Pada saat itu, ketahuilah dengan keyakinan penuh bahwa Tuhan senantiasa bersama kita. Iblis dengan segala panah-panah jahatnya akan terus berusaha untuk menekan kita dengan membuat kita semakin takut dan kuatir tetapi sekali lagi ingatlah dan yakinlah teguh bahwa Tuhan itu pasti setia bersama kita untuk melewatinya dan kemenangan itu pasti bersama dengan Dia.



Lihatlah di dalam iman bahwa Tuhan sudah membebaskan kita dari dosa, menolong memulihkan hidup kita, pernikahan kita, dan Tuhan selalu setia memenuhi segala kebutuhan kita, Dia memberkati kita dengan kesehatan, pekerjaan yang baik dan juga menolong kita untuk memiliki hubungan yang dipulihkan dengan sesama. Namun iblis akan selalu membuat kita menjadi takut akan semua itu seolah-olah semua itu masih berantakan dan diluar kendali Tuhan.




Sebab itu, jika iblis berkata Tuhan tidak menyediakan, Tuhan tidak menolong, Tuhan tidak menyembuhkan, Tuhan tidak memulihkan, Tuhan membiarkan kita menderita, tidak ada lagi gunanya kita hidup dan banyak lagi panah-panah si iblis yang dilemparkan kedalam pikiran kita untuk membuat kita semakin takut dan kuatir, tolaklah semuanya itu di dalam nama Yesus dan berkatalah kepada hati dan pikiran kita bahwa Tuhan mengasihi kita dan tidak sekalipun Ia akan meninggalkan atau menolak kita. Kita dikasihi Tuhan dan kita sangat berharga bagi Tuhan.

Hancurkan segala keraguan, bangun keyakinan yang teguh bahwa kita adalah umat-Nya pemenang bahkan lebih dari pemenang.