15 October 2017

Ketakutan dan Kekuatiran (4)

sabdanya.com - Bila kita membaca para tokoh alkitab, sebaiknya kita dapat mempelajari bagaimana penyertaan dan pimpinan Tuhan dalam hidup mereka. Dia adalah Tuhan yang sama bagi kita ketika di memimpin Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Daud dan seluruh tokoh di alkitab. Apakah kita menyadari dan menangkap hal ini? bahwa Ia adalah juga Tuhan saya dalam hidup kita sekarang ini? Tanpa kita sadari, kita tidak mempercayai bahwa Ia Tuhan yang sama bagi kita sekarang ini bahwa dulu Tuhan begitu luar biasa menyertai hamba-hamba-Nya. Kita sedang menilai itu Tuhan yang berbeda dulu dengan sekarang. Percayalah, Dia Tuhan yang sama memimpin Musa dan seluruh bangsa Israel keluar dari Mesir juga yang akan memimpin kita keluar dari ketakutan dan kekuatiran hidup kita atau apapun dan sebesar apapun masalah yang sedang kita hadapi.



Kita harus menghancurkan roh ketidakpercayaan bahwa Ia adalah Tuhan yang sama sebagaimana digambarkan juga di dalam Ibrani 11; Abraham, Sarah, Henokh, Habel, Nuh, Ishak, Yakub, Yusuf, dan Musa menyenangkan Tuhan dengan iman mereka tidak perduli seberapa besar dan berat masalah yang mereka kita hadapi. Kita harus mengimani bahwa Ia Tuhan atas segala ketakutan dan kekuatiran kita dan iman itu tidak boleh padam ketika ketakutan dan kekuatiran hidup mulai menghimpit, iman justru harus semakin tegar dan bangkit menolak dan menghancurkan segala bentuk ketakutan dan kekuatiran.



Mengeluh bukanlah jalan keluar untuk menghadapi ketakutan dan kekuatiran dalam pergumulan hidup. Orang-orang Israel mengeluh atas pergumulan yang sedang terjadi ketika Tuhan memimpin mereka keluar dari Mesir sehingga mereka tidak dapat melihat karya penyelamatan Tuhan bagi mereka sebagai satu bangsa. Ketika pergumulan datang dan ketakutan dan kekuatiran menghimpit kita, janganlah kita meresponi dengan mengeluh karena dengan demikian kita tidak melihat dan mensyukuri betapa besarnya karya Tuhan dalam hidup kita, kebaikan demi kebaikan yang telah kita nikmati sebelumnya. Ingatlah selalu semua janji-janji Tuhan Ya dan Amen dan mujizat-Nya pasti nyata terjadi dalam hidup kita.

Tuhan inginkan umat-Nya tetap percaya dan beriman kepada-Nya ditengah-tengah pergumulan yang membuat ketakutakan dan kekuatiran.

(Ulangan 1:30) TUHAN, Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, di depan matamu,