03 October 2017

Tipe Pendengar Firman (2 dari 4)

sabdanya.com - Tuhan Yesus menyebut tipe yang kedua adalah tipe tanah yang berbatu-batu.

Markus 4:5-6 (TB)  Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itu pun segera tumbuh, karena tanahnya tipis. Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.

Inilah tipe pendengar firman dimana hatinya begitu mudah menjadi lemah ketika terjadi penindasan atau penganiayaan dalam hidupnya terjadi sehingga akhirnya meninggalkan Tuhan.






Orang percaya harus menyadari bahwa menjadi anak-anak Tuhan tidak berarti hidupnya akan tanpa penindasan atau penganiayaan atas firman yang diterima dalam hidupnya.

Nuh mendapatkan firman tuk membangun bahtera namun ia diolok-olok, tentu tidak mudah mempertahankan ketaatan atas firman yang ia dapat tetapi ia bertahan dan menjadi pemenang, hanya ia dan keluarganya yang pada akhirnya selamat. 

Musa mendapat firman tuk memimpin bangsa Isarel keluar dari Mesir tetapi bangsanya sendiri menindas dia dengan berkali-kali meragukan bahwa ia adalah pemimpin yang dipilih Tuhan. Tuhanlah yang menjadi pembelanya dengan "menghadapi" para penindasnya. 

Yusuf mendapat firman bahwa ia akan menjadi pemimpin besar, tetapi saudara-saudaranya sendiri yang menindas dia atas firman yang ia terima itu. Namun ia terus memegang firman yang ia dapatkan itu dan pada akhirnya firman itu terjadi dalam hidupnya.

Tidak terhitung jumlah para tokoh di dalam alkitab dimana mereka mengalami penindasan atau penganiayaan demi firman yang mereka terima, tetapi firman itu selalu segera tumbuh dan pasti akan tergenapi apa yang difirmankan itu. 

Kita perlu menyadari dan menguatkan diri di dalam Tuhan, di dalam anugerahNya, bahwa sekalipun penindasan maupun penganiayaan datang, kita tidak akan tergoyahkan karena firman itu pasti segera bertumbuh dan tergenapi.

Stay blessed and stand firm in the word of God,