Pages

02 November 2017

MELEWATI LEMBAH KEKELAMAN

Renungan Harian - Mazmur 23:4 (TB) Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Ayat 4 memberikan peringatan kepada kita bahwa sebagai orang percaya yang hidupnya dipimpin oleh Tuhan tidak berarti kita akan selalu berada padang rumput hijau dimana burung-burung juga ikut bernyanyi cicitcuit cicitcuit dan ikan-ikan melompat-lompat kegirangan. Hidup orang percaya juga akan melwati lembah kekelaman.


Ada musim dimana kita menghadapi godaan dosa yang begitu kuat dan bertubi-tubi. Ada musim dimana kita menjadi patah sangat, putus asa, kegagalan, kekecawaan, aniaya, kekurangan, kehilangan orang yang kita kasihi, pertengkaran sengit dalam rumah tangga dan lain sebagainya. Ini bukan berita yang enak didengar tetapi demikianlah kebenarannya.

Kita melihat lagi ke ayat 4 ini bahwa kita akan berjalan dalam lembah kekelaman, kita bukan " berkemah" dalam lembah kekelaman artinya kita tidak akan tinggal dalam lembah kekelaman itu tetapi berarti melaluinya. Artinya lembah kekelaman itu kita akan lalui dan akan berakhir.

Lalu bagaimana mungkin kita dapat melalui lembah kekelaman yang berat itu? Lebih lanjut dalam ayat 4 ini berkata "aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." Tuhan beserta kita, ini jauh lebih cukup bagi kita untuk dapat melewati lembah kekelaman hidup ini. Tuhan perkasa dengan gadah dan tongkat-Nya dan Tuhan selalu memberikan penghiburan yang sejati bagi kita. Sehingga sekalipun kita berduka oleh karena lembah kekelaman hidup ini kita tetap mendapatkan sukacita dan berpengharapab karena penghiburan-Nya.

Kita berjalan dalam lembah kekalaman bersama Yesus tetapi iblis ingin kita "berkemah" (tetap) dalam lembah kekelaman. Jika Tuhan yang memimpin hidup kita, kita pasti akan melalui lembah kekelaman hidup ini, tidak perduli seberapa beratnya yang harus dihadapi, kita pasti akan melaluinya bersama Yesus. Jadi jangan ikuti kemauan iblis yang inginkan kuta berkemah dan menjadi hanncur.

God is our victory througj the valley of death,