25 November 2017

IMAN DAN KETAATAN

Renungan Harian - Ibrani 11:1, 7-8 (TB)  Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Karena iman, maka Nuh — dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan — dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.

Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Dalam kedua ayat di atas yang merupakan bagian dari Ibrani Pasal 11 (bagian Alkitab yang mungkin paling utama dan paling sering dijadikan rujukan mengenai IMAN), belajar dari Nuh dan Abraham  (yang dijuluki Alkitab sebagai Bapa Orang Beriman), iman dibuktikan dengan TAAT akan perintah dan keputusan Allah. Ini kembali meneguhkan bahwa iman tidak memaksa Allah melakukan kehendak kita, melainkan "memaksa" diri kita menuruti Allah dan Firman-Nya.