12 November 2017

ORANG YANG BAIK HATI

Renungan Harian - Kita senang dengan orang-orang yang baik. Pada umumnya kita setuju bahwa orang-orang baik adalah orang-orang yang ramah dan tidak suka membuat masalah. Tetapi orang-orang yang baik hati jauh lebih dalam dari sekedar orang-orang yang baik.

Orang yang baik akan bertanya apakah engkau lapar? tetapi orang yang baik hati tidak hanya akan bertanya apakah engkau lapar, namun akan bertindak nyata dengan membawakan makanan dan minuman. Sebagai orang percaya, tidak cukup kita hanya menjadi orang yang baik, kita juga harus harus menjadi orang yang baik hati yang bertindak nyata sebagai ungkapan kasih Tuhan yang sejati.

Seseorang bisa saja menjadi orang yang baik, tetapi sama sekali tidak perduli. Kita bisa saja bersikap baik kepada seseorang tetapi saat yang sama kita juga tidak menyukai orang itu. Banyak juga para pengkhotbah yang baik tetapi mereka tidak sungguh-sungguh peduli atau perhatian kepada orang-orang yang dikhotbahkan. Hatinya tidak ada bagi orang-orang itu, mereka hanya berkhotbah sebagai sebuah profesi dan kemudian pulang dan berkata saya telah melakukan pekerjaan saya dengan baik.

Seorang pengkhotbah yang benar akan berkhotbah dengan apinya Tuhan, penuh dengan belas kasih dan cinta kasihnya Tuhan. Juga akan berdoa, menangis, meratap dan memastikan bahwa hidup orang-orang dikhotbahkan dan dilayani itu benar-benar mengalami perubahan. Ini adalah sebuah contoh orang yang memiliki kebaikan hati dan tidak hanya sekedar menjadi orang yang baik atau pengkhotbah yang baik.

Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Kolose 3:12