Pages

11 November 2017

MERASA TIDAK BERDOSA

Renungan Harian - Permasalahan terbesar manusia, khususnya orang Kristen adalah pengakuannya yang mengatakan bahwa dia adalah orang yang sempurna dan tidak berdosa. Seorang  yang berkata "hari ini saya tidak berbuat dosa dan di hari-hari berikutnya juga saya tidak akan berbuat atau dosa" atau berkata "Mengapa engkau tidak bisa sempurna tidak berdosa seperti saya?" Sesungguhnya itu adalah penghujatan terhadap kebenaran.

Apa yang alkitab katakan tentang hal ini? (1 Yoh 1:8) "Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita." Dengan demikian jika kita berkata bahwa kita adalah orang yang sempurna tanpa dosa dan kita tetap dengan kepercayaan ini, sesungguhnya kita sedang dalam jalur kebinasaan di neraka. Seorang yang berkata bahwa ia tidak berdosa sesungguhnya juga telah menunjukkan satu dosa yaitu kesombongan.

Kita sebagai orang percaya diselamatkan oleh darah Yesus yang tercurah di kayu salib dan kita telah menjadi ciptaan yang baru di dalam Kristus. Keinginan kita berubah menjadi keinginan Kristus dan cinta akan firman-Nya. Anugerah-Nya telah menyelamatkan kita dan begitu kuat menolong kita agar kita tidak lagi ingin berbuat dosa.

Selanjutnya, Tuhan layak menerima semua perhatian dan fokus kita. Dia layak menerima segala pujian dan kemuliaan, setiap hari saat kita bangun, kita bergairah dan bersemangat untuk memuji dan menyembah dia, membaca, merenungkan dan melakukan firman-Nya.

Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. 1 Yohanes 1:8-9