Pages

26 February 2018

KARYA KESELAMATAN ALLAH

Renungan Harian - Yunus akhirnya berangkat ke Niniwe untuk mentaati panggilan Tuhan memberitakan keselamatan bagi mereka yang akan binasa bila tidak bertobat. Yunus masuk ke dalam kota itu dan beseru "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan." dan Alkitab tidak mencatat ada hal lain yang disampaikan oleh Yunus, hanya kalimat itu saja.

Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya. Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan." Yunus 3:3-4

Tidak ada khotbah yang panjang, tidak ada berita tentang kasih Allah, tentang pengampunan, hanya tentang apa yang akan dilakukan Allah dalam empat puluh hari ke depan. Mungkin bisa berkata bahwa itu khotbah yang sangat singkat atau bukan khotbah yang bagus yang akan akan dapat menyentuh hati orang-orang agar bertobat. Mungkin kita tidak akan memilih berkhotbah dengan cara demikian.

Tetapi mendengar kalimat yang pendek dan sederhana itu orang-orang Niniwe menjadi percaya kepada Allah dan bahkan mereka berpuasa sebagai respon terhadap Allah yang ingin menyelamatkan mereka dari kebinasaan. Dan respon pertobatan tidak hanya dilakukan oleh orang-orang Niniwe bahkan rajanyapun ikut bertobat. Khotbah yang sepertinya sederhana dan mungkin bukan khotbah yang gegap gempita dan dengan bahasa yang luar biasa, tetapi seorang raja pun dapat dijamah dan bertobat. Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu. Yunus 3:5-6

Allah yang adalah kasih, kasih karunia-Nya tetap untuk selama-lamanya, Allah yang mengasihi Niniwe menerima respon pertobatan orang-orang Niniwe dan rajanya. Allah mengampuni mereka dan tidak membinasakannya.

Ketika Alllah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya. Yunus 3:10

Sebagai orang Kristen yang dipanggil untuk memberitakan keselamatan, kita dapat melihat bahwa bukanlah karena khotbah yang sangat bagus (walau juga tetap harus bagus) yang akan membuat orang itu dijamah dan bertobat. Bukan juga karena khotbah yang lucu dan menghibur (walau lucu dan menghibur juga tidaklah salah) tetapi sebuah khotbah atau kata-kata yang kita sampaikan itu akan dapat menjamah orang yang mendengarnya dan bertobat adalah karena karya Tuhan sendiri, kasih karunia Allah bagi orang yang mendengarnya dan bukan semata-mata karena hebatnya kita menyampaikan.

Maka sekalipun kita tahu sedikit, mengerti sedikit, bisa bicara sedikit, sampaikanlah yang sedikit itu bagi orang yang sangat perlu mendengarnya. Tuhan yang akan memberkati yang sedikit yang kita sampaikan itu sehingga orang itu dijamah dan meresponi dengan pertobatan. Ketika seseorang itu pertobatan, itu bukan karena kehebatan kita tapi karena Tuhan sendiri bekerja. Dan jika seseorang itu belum bertobat, kita percaya Tuhan akan tetap bekerja sesuai dengan waktu-Nya dan kehendak-Nya sendiri. Tapi bagian kita adalah sampaikan kebeneran Tuhan dan Tuhan saja yang akan ditinggikan dan dimuliakan.