Pages

27 February 2018

MENGASIHI YANG TUHAN KASIHI

Renungan Harian - Setelah Yunus menyampaikan bahwa dalam empat puluh hari Niniwe akan ditunggangbalikkan, orang-orang Niniwe termasuk rajanya bertobat dari dosa dan kejahatan mereka. Melihat hal ini, Yunus seharusnya bersukacita karena sebuah kota diselamatkan.

"Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat...." Lukas 15:7

Tidak demikian dengan Yunus, dia tidak bersukacita atas pertobatan Niniwe. Dia justru menjadi kesal dan marah. Dia tidak menerima bahwa Tuhan mengasihi Niniwe dan menyelamatkannya.

Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus, lalu marahlah ia. Yunus 4:1

Tidak hanya ia kesal dan marah atas pertobatan Niniwe, dia juga meminta agar Tuhan mencabut nyawanya.

Kita manusia berdosa seirngkali juga bisa mengambil sikap sama seperti Yunus. Kita akan bersukacita bila teman, sahabat, saudara, dan keluarga kita bertobat dan diselamatkan. Tetapi terhadap orang-orang yang telah berbuat jahat kepada kita, kita berharap orang itu binasa. Dan kita menganggap hal itu wajar dan sudah sepantasanya. Tetapi Tuhan tidak bersikap sama dengan kita, Tuhan Yesus telah menunjukkan sebuah kasih yang besar dan tidak dapat dipahami manusia ketika Ia berkata di kayu salib "Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat"

Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."... Lukas 23:34

Bagi manusia adalah sebuah ironi bila seseorang yang begitu jahat selama hidupnya tetapi pada akhir hidupnya bertobat dan diselamatkan. Tetapi itu adalah kehendak Allah, keselamatan orang-orang berdosa.

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Pet 3:9

Sebagai orang percaya, kita tidak punya pilihan untuk menjadi kesal dan marah atas keselamatan orang-orang berdosa, atas orang-orang yang jahat terhadap kita. Bila Tuhan mengasihi dan menyelamatkan mereka, maka kita harusnya tetap bersukacita dan mengasihi yang Tuhan kasihi.