Pages

22 February 2018

TUHAN MEMBUKA JALAN

Renungan Harian - Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang setia. Dia bukan Tuhan yang tinggal diam dan bukan Tuhan yang kehabisan cara untuk menolong kita.

"Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.” Yes 43:18-19

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, lihatlah firman-Nya berkata bahkan Ia membuat jalab di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. Sungguh tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dan bagi kita yang tetap percaya padanya.

Tetapi sering kita justru kita mrmbatasi Tuhan. Ketika kita mengalami pegumulan baik itu kesehatan, keuangan, dalam pekerjaan atau di dalam keluarga kita, kita menanti-nantikan sebagaimana Tuhan dulu pernah menolong kita. Kita pikir Tuhan akan menolong kita dengan cara yang sama dulu Tuhan menolong kita dan kita tenggelam dengan memori yang indah itu.

Padahal cara Tuhan menolong itu begitu ajaib, tidak dapat diukur atau dimengerti. Disitulah justru bukti kemahakuasaan dan keajaiban-Nya bahwa Ia sanggup melakukan hal-hal yang tidak dapat kita selami.

Kepada yang sakit, adakalanya ia hanya berkata "Imanmu telah menyembuhkanmu" ada juga Ia mengambil tanah, meludahi dan mengoleskannya ke mata yang buta. Ada juga ia menumpangkan tangan dan sembulah orang itu. Ada juga yang Ia sembuhkan tanpa Ia harus menemui yang sakit. Ada juga ia berteriak dan memanggil Lazarus yang mati. Dia punya cara-Nya sendiri, namun yang pasti pertolongan-Nya memang tersedia bagi kita yang tetap percaya pada-Nya.

Apakah pergumulan kita saat ini? Sekalipun sepertinya tidak ada jalan keluar, percayalah Tuhan sanggup membuka jalan untuk menolong kita dengan cara-cara-Nya yang ajaib.