14 March 2018

HEAL THE WORLD

Renungan Harian - Bagi kita yang suka mendengarkan lagu-lagu era 90-an, pastilah familiar dengan lagunya Michael Jackson (MJ) yang berjudul Heal the World. Di lagunya yang sangat terkenal ini, MJ mengetahui bahwa kita perlu dunia yang lebih baik. Dunia yang bebas dari permusuhan, ketakutan, pertumpahan darah dan penderitaan. Dalam lagunya dia mengajak umat manusia untuk menyembuhkan dunia, peduli satu sama lain, menghentikan pertikaian. Bahkan di bagian bridge lagu tersebut, Jackson menyebutkan tentang mimpi dunia yang lebih baik ini akan tersingkapkan dengan wajah yang suka cita, dunia ini akan bersinar lagi dalam anugerah (the world we once believed in will shine again in grace). Di bagian akhir bridge lagu tersebut, bahkan dia menyebutkan bahwa dunia ini bersifat surgawi (this world is heavenly) dan mengajak kita menjadi terangnya Tuhan (be god’s glow).

Saya pribadi kurang tahu mengenai iman Michael Jackson, apa yang dia percayai secara rohani. Tetapi, apa yang diungkapkan Jackson dalam lagu tersebut mengenai dunia yang lebih baik, yang akan bersinar lagi dalam anugerah dan mengajak umat manusia yang mendiami bumi ini untuk menjadi terangnya Tuhan adalah benar. Bahwa kesembuhan dunia dan keadaannya menjadi lebih baik adalah pekerjaan “umat” bukan pribadi. Bila banyak orang serentak menghentikan kejahatan, mengerjakan kesembuhan bagi dunia yang lebih baik, hal itu dapat terwujud. Bila hal seperti ini dapat dirindukan oleh seorang Michael Jackson, bagaimana dengan kita sebagai umat Allah di dalam Kristus?

Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. 2 Pet 3:13

Hidup kita sebagai umat tebusan Allah di dalam Kristus, baik dalam perkataan dan perbuatan seharusnya menyatakan misi Allah untuk hari yang baru, dunia yang baru. Karena suatu hari dunia ini benar-benar akan hidup sebagai suatu kesatuan.

Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. 2 Kor 3:2

Karena itulah gereja dipilih untuk merasakan keselamatan. Inilah jati diri kita sebagai umat yang diselamatkan. Sebagai umat Allah, identitas kita bersifat missional. Kita mengambil peran dalam rencana Allah untuk mengerjakan pembaharuan dan pemulihan di dalam dunia ini tersebut. Setiap kita dipanggil untuk menjadi saksiNya, tidak ada yang terkecuali.

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Kis 1:8

Let us heal the world for Christ