22 March 2018

MEMBASUH TANGAN

Renungan Harian - Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: "Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!" Matius 27:24

Sesungguhnya Pilatus tidak mendapati Yesus bersalah atas apapun juga dan sesungguhnya juga dia mampu untuk membebaskan Yesus. Tetapi dia telah memilih memenuhi tuntutan orang banyak demi tercapaian ketertiban diwilayah kekuasaannya. Dia membasuh tangannya di hadapan orang banyak sebagai pernyataannya bahwa ia tidak bersalah atas apa yang akan terjadi pada Yesus, yaitu penyaliban.

Sekalipun Pilatus telah membasuh tangannya dan menyatakan diri tidak bersalah atas penyaliban Yesus, Pilatus tetaplah juga bersalah dan terlibat di dalamnya. Demikian juga dengan orang-orang yang berteriak-teriak “salibkan Dia!” “Salibkan Dia!” “Salibkan Dia!” Mereka semua terlibat dan menjadi penyebab penyaliban Yesus.

Tetapi sesungguhnya, tidak hanya Pilatus dan orang-orang banyak itu yang menyalibkan Yesus. Kita juga terlibat di dalamnya. Dosa-dosa kita, kesalahan dan pelanggaran kita yang membuat Yesus harus disalibkan (Yes 53:4-7). Sekalipun kita membasuh tangan seperti Pilatus, tidak merubah kenyataan bahwa kita juga bersalah di hadapan Tuhan dan kita membutuhkan karya keselamatan yang Dia kerjakan di atas kayu salib itu. Air basuhan itu tidak akan mampu membasuh kita, tetapi darah-Nya yang tercurah di kayu salib itu lebih dari cukup untuk membasuh kita semua dari dosa.