25 March 2018

MENERIMA BERKAT SUPRANATURAL

Artikel Khusus - "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? (Matius 6:25)

Tuhan Yesus berfirman agar kita tidak menjadi kuatir. Ini mudah sekali kita mengerti dan kita terima dengan baik. Tetapi pada kenyataannnya ini sangatlah sulit kita lakukan. Kita berkata ya saya tidak ingin menjadi kuatir tetapi bagaimana saya bisa tetap tidak kuatir sementara sudah tidak ada lagi makanan di dapur. Bagaimana saya tidak menjadi kuatir karena besok adalah hari terakhir untuk membayar uang ujian. Bagaimana saya tidak kuatir bila suami saya tidak juga pulang. Saya tidak ingin menjadi kuatir tetapi penyakit saya tidak juga disembuhkan. Bagaimana saya tidak kuatir karena usaha saya semakin turun.

1. Yesus memberi makan 5000 orang

(Matius 14:13-21) Tuhan Yesus tergerak hatinya Oleh belas kasihan sehingga Ia menyembuhkan mereka Yang sakit. Murid2 melihat bahwa waktu sudah tidak memungkinkan bagi orang banyak itu untuk tetap tinggal bersama Yesus sebab hari sudah malam dan tentunya mereka akan membutuhkan makanan. Murid2 "menyarankan" agar orang banyak itu disuruh pulang sehingga mereka dapat membeli makanan. Murid2 sedang berkata bahwa "Guru, engkau bekuasa tuk menyembuhkan tetapi perihal memberi makan ini; engkau tidak bisa"

Murid2 tidak melihat Yesus sebagai jawaban atas segala permasalahan/pergumulan yang dihadapi. Murid2 hanya terfokus kepada alam natural sehingga mereka berkata; hari sudah malam dan tidak ada tersedia makanan. Murid2 tidak melihat pada alam supernatural bahwa Yesus sanggup mengadakan apapun yang mustahil bagi manusia. Tuhan Yesus sanggup memberi mereka semua makan.

Yesus berkata kamu yang harus memberi makan, tetapi lagi-lagi murid2 masih belum melihat Yesus sebagai jawaban bagi masalah mereka. Mereka masih saja terfokus kepada diri sendiri, mereka berkata pada kami hanya ada lima roti dan dua ikan. Mereka masih melihat pada alam natural padahal seharusnya mereka masuk pada alam supernatural sehingga seharusnya mereka berkata memang pada kami hanya ada lima roti dan dua ikan tetapi engkau dapat mengadakan mujizat atasnya.

2. Memandang pada Yesus dan bukan memandang diri sendiri

• Petrus menangkap ikan 1 (Lukas 5:1-9) Setelah sepanjang malam Simon Petrus tidak mendapatkan tangkapan ikan, Yesus meminta untuk bertolak ketempat yang lebih dalam dan menebarkan jalanya. Ia melihat kepada keadaan natural bahwa sedang tidak ada ikan yang dapat dipanen. Tetapi akhirnya ia menebarkan jalanya juga dan.... tangkapan ikan yang sangat luar biasa. Setelah mengalami berkat yang supernatural itu, ia menyadari bahwa ia tidak layak menerimanya dengan berkata "Tuhan pergilah dari padaku, karena aku ini orang berdosa. Tetapi Yesus merespon dengan bekata "jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia"

Yesus mau berkata bahwa Aku melakukan mujizat itu bukan karena engkau layak atu tidak, berdosa atau tidak, Aku melakukannya untuk menunjukkan kasihku kepadamu. Karena aku mengasihimu; lihatlah kepadaku dan bukan kepada dirimu sendiri.

• Petrus menangkap ikan 2 (Yohanes 21:1-11) Kembali, setelah sepanjang malam murid2 menangkap ikan, mereka tidak mendapatkan apa2. Setelah pagi datang, Yesus bertanya "adakah kamu mempunyai makanan" mereka menjawab tdak ada. Yesus meminta mereka untuk menebarkan jala mereka lagi kesebelah kanan perahu dan akhirnya mereka menangkap sejumlah ikan yang sangat banyak.

Kali ini, Simon petrus tidak berkata Tuhan pergilah dari padaku, karena aku ini orang berdosa. Dia justru terjun kedanau dan menjumpai Yesus. Dia telah mengenal kasih Yesus yang sangat besar itu; penghianatannya tidak mengahalangi dirinya untuk datang kepada Yesus karena kini ia memandang pada kasih Yesus dan bukan pada dirinya sendiri. • Takaran berkat adalah kekayaan dan kemuliaanNya (Filipi 4:19)

3. Saat kita pikir sudah tidak ada jawaban, sejak awal Tuhan sedang bekerja menyediakan jawaban.

• Bagi Yakub, Yusuf mati (Kejadian 37:33-35) • Yakub mengalami kelaparan 42:1 • Tuhan siapkan Yusuf menjadi jawaban kebutuhan Yakub (Israel) 45:25-28