Pages

25 April 2018

ADAKAH IMAN

Renungan Harian - Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" Luk 18:8

Tuhan Yesus cukup detail dalam menggambarkan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi menjelang kedatangannya yang kedua kali. Namun, melalui ayat ini kita dapat melihat seolah-olah Tuhan Yesus tidak yakin bahwa masih akan ada iman ketika ia datang kembali.

Pertanyaan-Nya ini mengingatkan kita betapa pentingnya sebagai orang percaya. Kita juga dapat melihatnya di dalam Ibrani 11:6 yang mengatakan bahwa tanpa iman tidak seorangpun dapat berkenan dihadapan-Nya. Dan juga dalam hal berdoa, kita harus berdoa dengan iman dan mengharapkan dengan yakin tanpa keraguan. (Yak 1:5-6)

Kita juga dibenarkan di hadapan Allah bukan karena perbuatan baik atau hal-hal spektakuler yang dapat kita lakukan melainkan karena iman percaya kepada-Nya (Rom 3:28). Sebagai orang percaya, kita juga harus berjalan dengan iman dan bukan dengan penglihatan kita semata (2 Kor 5:7). Kita harus hidup dengan iman sebagai anak-anak Allah (Gal 2:20)

Iman adalah dasar yang memungkinkan kita untuk dapat menikmati segala berkat kerajaan Allah dan juga kuasa dari tempat maha tinggi. Iman sangatlah penting untuk membangun hubungan pribadi yang intim dengan-Nya dan untuk dipenuhi oleh Roh-Nya. Tanpa iman, kekristenan hanya menjadi kegaitan social semata, ritual agama dan sekedar mematuhi aturan-aturan moral.

Tanpa iman, kita pasti ragu bahwa Tuhan itu menjawab doa. Tanpa iman kita juga tidak mungkin mempunyai hubungan pribadi yang intim dengan-Nya. Tanpa iman kita juga akan cendrung mempertanyakan dan mempertentangkan Alkitab padahal seharusnya kita menerimanya dan menjalaninya.

Kita dapat melihat melihat dengan jelas betapa pentingnya iman bagi orang percaya, sebab itulah Tuhan Yesus bertanya masih adakah iman Ia dapati pada akhir zaman nanti? Apakah jawaban kita terhadap pertanyaan ini? Akankah Ia mendapat iman kita ketika Ia datang kembali?