Pages

11 April 2018

BERSERU UNTUK KESEMBUHAN

Renungan Harian - Matius 8:14-15 (TB) Setibanya di rumah Petrus, Yesus pun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam. Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Ia pun bangunlah dan melayani Dia.

Dosa menjadi pintu masuknya sakit penyakit. Sepertinya tidak ada orang yang belum pernah mengalami sakit, baik itu penyakit ringan maupun berat. Apa yang akan kita lakukan ketika kita mengalami sakit pada tubuh kita? Bagaimana bila yang kita alami adalah sakit yang ringan dan apakah akan berlaku sama bila yang kita alami adalah sakit yang berat? Apakah yang langsung terpikirkan adalah obat apa yang harus dimakan atau ke dokter mana kita akan membawa yang sakit itu?

Obat dan dokter tentulah tidak salah, tetapi bagi kita orang percaya, yang terutama yang sebenarnya harus kita lakukan adalah berseru kepada Tuhan, datang padaNya dalam doa. Tuhanlah pencipta kita, Dia yang berkuasa atas tubuh kita dan sanggup menyembuhkan dan memulihkan kita yang sakit.

Tuhan Yesus yang melihat ibu mertua Petrus sakit demam, Ia memegang tangannya dan seketika itu juga Ia menyembuhkannya. Kita tidak boleh mengkotak-kotakkan sakit penyakit, penyakit demam cukupklah dengan obat warung yang banyak tersedia tetapi untuk penyakit jantung, kanker dan lain sebagainya barulah berdoa dengan keras. Sakit ringan ataupun berat, datanglah pada Tuhan dalam doa untuk kesembuhan. Bila Tuhan berkendak langsung menyembuhkan, itu tidak ada yang mustahil, itu pasti terjadi. Bila kita tetap ke dokter dan harus konsumsi obat, bukan berarti Tuhan itu tidak menyembuhkan tetapi memang Tuhan berkehendak menyembuhkan melalui dokter. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita dengan sehat dan umur panjang.