Pages

21 April 2018

Doa Membangun Hubungan Pribadi Dengan Tuhan

Reungan Harian - Matius 6:6 (TB) Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

Doa memegang peranan yang sangat penting di dalam hidup kita. Doa bahkan telah ada sejak Adam dan Hawa diciptakan dan ditempatkan di taman Eden. Doa tidak boleh dilepaskan dari kehidupan kita orang percaya. Dari dalam diri kita selalu ada sesuatu yang ingin berteriak kepada Tuhan atas pergumulan hidup kita. Dari dalam diri kita ada sesuatu yang ingin bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan atas segala berkat yang telah Dia curahkan kepada kita.

Doa bukan hanya milik orang kristen, orang-orang di luar Kristen juga berdoa. Doa adalah ritual rohani di seluruh bumi ini. Namun berbeda dengan dunia yang berkata "Jika engkau berdoa" kita orang percaya justru "Ketika engkau berdoa"

Bagi kita orang percaya, Tuhan itu bukan Tuhan yang duduk di tahta-Nya begitu jauh tak terjangkau atau seperti seorang hakim yang marah atau monster yang jahat. Tidak demikian, Ia Tuhan yang adalah Bapa sorgawi kita dan oleh karena Roh-Nya di dalam kita, kita dapat berseru kepadaNya "Ya, Abba, ya Bapa"

Memanggil-Nya Bapa di dalam doa kita, membuat sebuah doa begitu pribadi antara kita dengan Tuhan saja. Sehingga doa bukanlah semata-mata sebuah ritual melainkan membangun hubungan yang begitu pribadi dan intim dengan Tuhan, Bapa kita.

Melalui doa, terjalin kuat hubungan yang intim dengan Tuhan sehingga kita semakin mengenal Dia bahwa Dia selalu perduli pada kita. Dia selalu tersedia bagi kita dan siap mendengarkan dan menjawab doa-doa kita. Kita tidak perlu takut dan kuatir apakah Ia akan mendengarkan kita atau tidak, Ia pasti memberikan perhatian bagi kita. Tidak seperti tuhan yang lain harus ditarik perhatiannya melalui semua pemberian.

Ketika kita berdoa, ingatlah selalu bahwa Ia selalu menaruh perhatian-Nya untuk mendengarkan dan menjawab doa-doa kita karena Ia adalah Bapa yang mengasihi kita dan perduli akan kita. Sungguh sebuah anugerah yang besar kita dapat memanggil Dia Bapa dan berbicara kepada-Nya melalui doa kapan saja dan dimana saja.