Pages

17 April 2018

KESEMBUHAN BAGI KITA

Renungan Harian - Kesehatan menjadi salah satu perhatian manusia. Sekalipun dunia kesehatan telah begitu maju, panduan hidup sehat melalui makanan dan olah raga juga begitu mudah didapatkan tetapi faktanya tetap saja ada banyak orang yang tetap bergumul dengan kesehatan mereka. Sekalipun telah menjaga makanan dan berolah raga, mereka tetap saja bisa jatuh sakit dan tidak sedikit yang pada akhirnya meninggal dunia terlalu cepat.

Kita memang tidak dapat menghindari fakta bahwa dunia ini sudah jatuh ke dalam dosa dan dengan demikian juga sakit penyakit menjadi akibat dari dosa itu. Selama dunia ini belum dipulihkan kembali seperti keadaan manusia yang belum berdosa, sakit penyakit akan tetap ada dan akan tetap dapat menyerang siapa saja.

Kita harus memahami pada sakit penyakit bukanlah rancangan Allah sejak semula. Tuhan tidak menciptakan manusia untuk akhirnya menderita dengan sakit penyakit, namun dosalah yang menjadi sumber masalahnya. Tetapi ini juga tidak berarti bahwa Tuhan tidak perduli dengan kesehatan kita dan inginkan kita menderita dengan sakit penyakit. Tuhan mengasihi manusia yang diciptakan, sekalipun oleh karena dosa manusia dapat mengalami sakit penyakit, oleh kasih karunia-Nya Ia juga ingin membebaskan kita dari sakit penyakit.

Tuhan ingin menyembuhkan kita sakit, Tuhan tidak akan tinggal diam dengan kesehatan kita yang buruk karena dengan tubuh yang sakit kita tidak dapat melakukan kehendak-Nya, sekalipun memang melalui sakit penyakit Tuhan tetap dapat dimuliakan sebab Dia adalah penyembuh-Nya.

Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu. Mazmur 103:3

Tidak ada sakit penyakit yang tidak dapat disembuhkan, pemazmur berakata "Dia menyembuhkan segala penyakitmu" maka demikianlah kebenarannya. Tidak ada sakit penyakit yang terlalu sepele sehingga Tuhan tidak campur tangan atau terlalu berat sehingga Tuhan tidak berdaya. Tuhan sanggup menyembuhkan dan Tuhan adalah penyembuh sejati.

Yeremia berkata "Sembuhkanlah aku, ya Tuhan, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku!"

Seperti Yeremia berdoa untuk kesembuhan "sembuhkanlah aku, ya Tuhan." maka kita juga harus berseru kepada Tuhan sang penyembuh sejati itu. Berteriaklah, berserulah "Sembuhkan aku, ya Tuhan..." dengan iman, Tuhan pasti akan menyembuhkan.