24 April 2018

MERENDAHKAN DIRI DAN BERTOBAT

Renungan Harian - Ketika orang Israel berseru kepada TUHAN karena orang Midian itu, maka TUHAN mengutus seorang nabi kepada orang Israel, yang berkata kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Akulah yang menuntun kamu keluar dari Mesir dan yang membawa kamu keluar dari rumah perbudakan. Hakim-Hakim 6:7-8

Pada masa itu seperti Israel berada pada titik yang sangat rendah dimana mereka dikuasai oleh bangsa sekitarnya. Ketika kondisi semakin buruk, mereka menyadari bahwa mereka mengalami bermasalah masalah dan kesulitan hari demi hari.

Mereka menyadari itu karena mereka tidak mentaati Tuhan, mereka telah mengabaikan firman-Nya dan justru mengikuti kepercayaan yang lain dan gaya hidup yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Dan pada akhirnya mereka menyadari bahwa mereka sangat membutuhkan perubahan. Akhirnya mereka menyadari keadaan mereka dan bertobat kembali kepada Tuhan.

Setelah mereka kembali mencari Tuhan, Tuhan mendengarkan teriakan dan tangisan mereka meminta tolong dengan mengirimkan nabi-Nya untuk menyampaikan firman-Nya. Sehingga mereka dapat mengerti apa kehendak Tuhan dan bagaimana cara pandang Tuhan terhadap keadaan mereka. Tuhan ingin mereka belajar dari pengalaman mereka itu dan kesalahan-kesalahan mereka.

Tuhan mengingatkan kembali kepada akan sejarah Israel dimana dulu Tuhan yang telah membebaskan mereka keluar dari perbudakan Mesir. Tuhan yang menolong mereka lepas dari cengkraman Firaun dan memberikan mereka tanah perjanjian dan memberkati mereka dengan berlimpah-limpah. Tuhan juga mengingatkan mereka bahwa mereka telah menolak untuk mentaati Dia dan justru mengikuti allahnya orang Amori.

Pada hari-hari berikutnya, Tuhan menolong dan melepaskan mereka. Tuhan memanggil Gideon untuk memimpin dan membawa mereka pada kemenangan. Tetapi pertolongan Tuhan ini dinyatakan setelah mereka merendahkan diri di hadapan-Nya dan mau berbalik dari jalan-jalannya yang jahat.

Alkitab banyak menunjukkan kisah dimana orang-orang diajarkan kebenaran dan mengenal Tuhan tetapi sekalipun demikian tetap memilih untuk menolak mentaati Dia. Mereka telah diingatkan akan konsekuensi dari tidak mentaati Tuhan dan berkali-kali mengalami kesulitan dan kemalangan karenanya. Tetapi berkali-kali juga Tuhan tetan saja mengasihi mereka dan segera menolong mereka ketika mereka kembali merendahkan diri dan bertobat.

Jika kita juga telah memilih untuk tidak mentaati Dia dan mengalami kesulitan dan kemalangan dalam hidup sebagai konsekuensinya, Dia juga akan tetap mengasihi dan menolong kita dari kemalanagan itu ketika kita merendahkan diri, bertobat dan berbalik dari jalan-jalan kita sendiri menuju jalan-jalan yang dikehendaki Tuhan.