Pages

23 April 2018

PAHLAWAN YANG GAGAH BERANI

Renungan Harian - Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani." Hakim-Hakim 6:12

Sebelum Gideon dipanggil Tuhan, Gideon hanyalah manusia biasa tanpa keahlian khusus. Dia juga bukan seorang yang gagah berani atau bertalenta tinggi. Sama seperti orang-orang Israel lainnya, ia hanya prihatian dengan bangsa Midian dan berusaha menyembunyikan gandum dari mereka.

Tetapi segala sesuatunya berubah ketika ia meresponi panggilan Tuhan. Dengan kuasa Roh Kudus, Gideon diubahkan menjadi pahlawan yang gagah berani, menjadi pemimpin bagi bangsanya. Oleh karena Tuhan besertanya, ia menghancurkan mezbah baal dan menjadi pemimpin yang handal dengan strategi-strategi perang yang revolusioner.

Tetapi ia bisa berhasil hanya karena Tuhan beserta dengan dia dan karena ia merespon panggilan Tuhan, mendengarkan suara Tuhan dan bergantung sepenuhnya padanya dengan bertindak hati-hati sesuai dengan petunjuknya.

Masalahnya kemudian muncul ketika ia akhirnya fokus pada dirinya sendiri dan berhenti mengandalkan Tuhan. Ketika ia mengagungkan kesuksesannya dan mengandalkan itu tanpa arahan dari Tuhan lagi, ia berjalan sendiri.

Setiap kita sesungguhnya bukanlah siapa-siapa dan tidak berdaya. Kalaupun kita mampu menjadi pemimpin yang cakap, pelayan yang berhasil, pekerja yang sukses gilang gemilang, itu diarih karena Tuhan menyertai dan memberkati. Sebab itu kita harus selalu mengingat untuk tetap bersandar kepada Tuhan, mengandalkan Dia dan bukan kesuksesan kita. Kita harus tetap berjalan seturut dengan jalan-jalan-Nya dan bukan jalan-jalan kita sendiri. Ketika kita mulai berpikir bahwa semua keberhasilan adalah karena usaha kita sendiri dan mulai bergantung pada diri sendiri dan berjalan sendiri, itulah awal hancurnya kesuksesan kita.