Pages

30 April 2018

STANDAR YANG SEMPURNA

Renungan Harian - Aku melihat batas-batas kesempurnaan, tetapi perintah-Mu luas sekali. Mazmur 119:96

Bila kita mendasarkan hidup kita menurut sebuah iklan, kita mungkin akan berpikir bahwa produk yang mereka tawarkan itu sempurna. Maka itulah standar yang sempurna bagi kita. Bila kia mendasarkan hidup kita menurut janji-janji kampanye para politis, kita mungkin akan berkata bahwa janji-janji mereka itu sempurna dan dapat memberikan segala jawaban yang kita butuhkan. Maka itulah standar yang sempurna bagi kita. Bila kita mendasarkan hidup kita menurut jawaban para ahli atau ilmuan, kita mungkin akan berpikir bahwa jawaban dan rekomendasi mereka benar-benar dapat dipercaya. Maka itulah standar yang sempurna bagi kita.

Tetapi sesungguhnya apa yang kita sebutkan di atas ini tidaklah benar. Mereka semua tidak pernah mempunyai atau dapat memberikan jawaban yang sempurna sebab mereka tidak sempurna dan tidak akan dapat menghasilkan yang sempurna. Pemazmur menyadari hal ini dan berkata bahwa “kesempurnaan”manusia itu ada batasnya, tidak mungkin dapat memberikan kesempurnaan yang sejati. Justru Tuhan sendiri melampaui segala kesempurnaan manusia sebab memang Tuhanlah yang menciptakan manusia dengan segala kemampuannya.

Sebab itulah bahwa kita harusnya berfokus kepada Tuhan. Firman-Nya sempurna dan benar-benar sempurna bagi kita, tidak ada batas-batasnya. Semua solusi manusia begitu terbatas, tetapi firman-Nya melampui batas-batas tanpa ada yang dapat membendung atau menghalangi untuk menjadi jawaban sejati bagi kita. Terlepas dari seberapa sempurnanya solusi yang dapat diberikan manusia, solusinya tetaplah mentok pada batas-batas tertentu. Sebab itulah kita harus selalu mencari kehendak Tuhan dalam firman-Nya yang tanpa batas dan merupakan standar yang sempurna bagi kita semua.

Firman-Nya bekerja untuk segala situasi dalam kehidupan kita, memberikan prinsip-prinsip dan nilai-niliai yang sempurna yang akan menuntut setiap langkah kehidupan kita dan berjalan sesuai dengan kehendak dan untuk kemuliaan-Nya. Baca dan renungkan firman Tuhan, standar yang sempurna.