Pages

16 May 2018

KEKUATAN MENGHADAPI PENCOBAAN

Renungan Harian - Rabu, 16 Mei 2018
Kitab Yakobus menuliskan bahwa pencobaan bukan datang dari Tuhan. Justru kita dicobai oleh keinginan kita sendiri. (Yak 1:13-14). Kitab Yakobus juga menuliskan berbahagialah kita bila kita bertahan dalam pencobaan dan dengan demikian kita terbukti tahan uji sehingga menerima mahkota kehidupan. (Yak 1:12)

Sekalipun pencobaan akan membuat kita terbukti tahan uji, pencobaan janganlah kita cari-cari. Bahkan Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk berdoa meminta dijauhkan dari pencobaan dan dilepaskan dari jahat (Mat 6:13).

Namun, janganlah juga kita menjadi kehilangan percaya kita kepada Tuhan bila mengalami pencobaan-pencobaan. Tuhan Yesus mengajarkan dalam Lukas 22:40 agar kita senantiasa berdoa agar jangan jatuh ke dalam pencobaan.

Lukas 22:40 (TB) Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."

Maka marilah kita kembali mengingat saat pencobaan-pencobaan datang dalam hidup kita dan kita jatuh kedalamnya. Apakah kita berdoa hari-hari itu? Jika tidak, janganlah heran bila kita jatuh dalam pencobaan itu. Sebaliknya, jika kita bertahan dalam pencobaan itu, bukan karena kuat dan hebat kita melainkan karena kita berdoa sehingga Tuhan menolong kita bertahan menghadapinya.

Doa adalah kekuatan kita menghadapi pencobaan-pencobaan. Kita harus senantiasa berdoa bagi diri kita, keluarga kita, rekan-rekan kita, pemimpin kita, gembala kita, agar kita semua tidak jatuh dalam pencobaan melainkan tetap berbahagia dan terbukti tahan uji.

Doa kita, kekuatan kita.