15 May 2018

TIDAK BERDOA TIDAK MEMPEROLEH APA-APA

Renungan Harian - Selasa, 15 Mei 2018
Tuhan yang kita percayai adalah Tuhan yang maha tahu. Sebab Ia maha tahu, maka tidak ada yang tidak ia ketahui. Baik itu hal-hal yang sudah dinyatakan maupun hal-hal yang tersembunyi. Demikian juga dengan doa-doa kita, sekalipun permohonan doa itu belum kita sampaikan atau bahkan belum timbul di hati kita, Tuhan yang maha tahu itu telah mengetahuinya.

(Matius 6:8) Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya

Allah telah mengetahui apa yang kita minta dalam doa kita bahkan sebelum kita memintanya. Tetapi ini tidak berarti kita tidak perlu lagi meminta lagi di dalam doa-doa kita, justru Tuhan menghendaki kita tetap memintanya. Tuhan berfirman "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu"

(Matius 7:7) Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Doa menggerakkan Tuhan untuk memberikan berkat-berkat-Nya, apa yang kita minta. Mintalah, makan akan diberikan berarti bila kita tidak meminta maka tidak akan diberikan. Hati Tuhan adalah memberkati anak-anak-Nya dengan segala berkat yang terbaik dan anugerah-Nya sempurna, tetapi Tuhan menantikan doa-doa kita agar itu semua dicurahkan-Nya.

Yak 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Yakobus menegaskan hal ini lebih lagi bagi kita betapa kita harus berdoa agar berkat-berkat-Nya yang telah disediakan Tuhan dilimpahkan bagi kita. Yakobus menuliskan bahwa kita tidak memperoleh apa-apa karena kita tidak berdoa, sebab itulah kita diingatkan kembali bahwa kita harus berdoa karena dengan doa maka Ia akan bertindak untuk mencurahkan berkat-berkat-Nya yang terbaik dan anugerah-Nya yang sempurna bagi kita.

(Yakobus4:2) Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

Dengan berdoa, kita sedang menyatakan bahwa kita percaya kepada Tuhan yang adalah sumber segala sumber, kita benar-benar menyatakan bahwa kita membutuhkan Tuhan, kita mengandalkan Tuhan. Bukan karena kita mampu atau tidak mampu mengusahakan dan memperolehnya, tetapi kita menyatakan bahwa kita sungguh-sungguh berserah kepada Tuhan untuk setiap berkat-berkat-Nya dicurahkan bagi kita.

Filipi 4:6 berkata "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."

Tetaplah berdoa dengan tidak jemu-jemu