Pages

20 June 2018

Dengan HikmatNya Tetap Kuat di Tengah Badai

Renungan Harian - Rabu, 20 Juni 2018. Dengan HikmatNya Tetap Kuat di Tengah Badai
"O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah!" (Roma 11:33)

Hidup orang percaya seringkali diwarnai dengan berbagai topan dan badai kehidupan, seperti kematian, musibah, penderitaan, dan kesalahan sendiri atau orang lain, yang tidak dapat dihindari.

Dalam kondisi seperti demikian, mereka memunculkan berbagai pertanyaan kepada Tuhan guna mencari keadilan, bijaksana Tuhan, dan alasan -alasan yang memuaskan rasio dan hati bagi kesengsaraan hidup, tapi usaha itu seringkali tidak mendapat jawaban yang memuaskan jiwa malahan timbul pemberontakan jiwa yang dinyatakan melalui kemarahan dan kekecewaan.

Siapakah kita sehingga berani menpertanyakan bijaksana Tuhan?

Manusia yang terbatas tidak mungkin untuk mempertanyakan kebijaksanaan Tuhan yang tidak terbatas, melainkan mereka harus menanyakan bijaksanaNya agar tetap gigih berjuang dalam hidup yang terbatas dengan jalan hidup yang benar.

Justru musibah hidup merupakan kesempatan yang baik bagi orang percaya untuk menerapkan firman Tuhan yang didengar selama ini. Angin dan badai hidup selalu ada ditengah dunia ini, tapi dimanakah kita mendirikan rumah? Apakah rumah didirikan diatas batu yang kokoh atau pasir?

Jikalau rumah itu roboh ketika ada angin dan badai, maka kita tidak boleh mempersalahkan angin dan badai tersebut, melainkan rumah yang didirikan diatas pasir.

Jika firman yang didengar itu berakar dalam hati, maka kita tidak perlu takut badai hidup itu. Sebab itu, kalau kita menghadapi berbagai kesulitan hidup maka jangan bertanya: Tuhan mengapa semua musibah ini terjadi dalam hidupku, melainkan apakah bijaksanaMu bagiku dalam kesulitan hidup ini untuk hidup teguh dalam jalan yang benar.