Pages

21 June 2018

Mengejar Hadirat Tuhan

Renungan Harian - Kamis, 21 Juni 2018. Mengejar Hadirat Tuhan
Ketika bangun di pagi hari, pikiran kita langsung tertuju pada rutinitas yang akan kita lakukan hari ini. Deadline project, meeting, tugas-tugas sekolah, jadwal ujian, atau kesibukan apapun yang akan kita hadapi langsung menguasai fokus kita di pagi hari.

Akhirnya kita tidak memiliki waktu untuk bertemu Tuhan di pagi hari. Di malam hari, kelelahan seharian beraktivitas kembali membuat kita tidak memiliki waktu untuk Tuhan.

Sebaliknya, Zakheus ingin melihat Yesus, berjumpa dengan Yesus sekalipun ia hanya ingin tahu orang seperti apa Yesus itu. Tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak dan tubuhnya yang pendek.

Lukas 19:3 (TB) Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.

Zakheus memiliki keinginan untuk melihat dan bertemu Yesus tetapi ia menghadapi sebuah kendala. Keinginannya untuk melihat Yesus lebih besar dari kendala yang ia hadapi, ia melewati batas dirinya, mencari solusi atas pernasalahannya dan ia tidak menyerah atau berputus asa melainkan menerobos segala sesuatu untuk mencapai keinginannya melihat Yesus.

Lukas 19:4 (TB) Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.

Ia memanjat sebuah pohon, sebuah solusi yang ia pikirkan untuk dapat melihat Yesus. Ia mengabaikan kepantasan dan harga dirinya bahwa seorang pemungut cukai memanjat pohon. Ia tidak perduli karena fokusnya adalah melihat Yesus.

Tuhan melihat perjuangan Zakheus dan sangat menghargai kegigihannya untuk melihat Yesus. Tuhan Yesus memberinya sebuah ganjaran manis yaitu rumahnya ditumpangi Yesus.

Lukas 19:5 (TB) Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."

Sekedar ingin melihat Yesus, ia mendapatkan jauh lebih banyak dari itu. Tuhan Yesus masuk dan menumpang di rumahnya.