Pages

15 July 2018

8 KUNCI MENGALAMI TEROBOSAN DARI TUHAN

Artikel Khusus - Rancangan Tuhan itu sungguh di luar pengertian kita. Jika kita ingin mengalami terobosan dalam bisnis kita, dalam usaha kita, dalam pekerjaan kita, dalam hidup kita, apakah yang harus dilakukan?

1. Mencari Tuhan senantiasa.

Ratapan 3:25: TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.

Kunci pertama untuk mengalami terobosan adalah mencari Tuhan senantiasa. Jika Anda belum menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat dalam hidup Anda, inilah waktunya! Sekaranglah waktunya! Tuhan ingin Anda mengalami terobosan dalam hidup Anda, namun bila Anda tidak membuka pintu Anda untuk menerima hal itu, bagaimana bisa?

Bukan hanya terobosan dalam keuangan yang Tuhan bisa beri, Tuhan dapat memulihkan keluarga yang hancur, hubungan yang berantakan, jiwa yang hancur, semangat yang patah, bahkan kedamaian dan kekekalan. Itu yang Tuhan sediakan bagi Anda yang mau menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat dalam hidup Anda.

Jika Anda yang sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, cari Dia lebih lagi! Ia hanya sejauh doa. Ya, datanglah kepada-Nya dalam Doa. Ia bahkan lebih dekat dari yang Anda duga.

2. Memiliki sikap hati takut kepada Tuhan.

Mazmur 33:18: Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,

Jika Anda telah menerima dan mengundang Kristus masuk dalam hati Anda, milikilah sikap hati yang takut akan Tuhan. Sikap hati yang taat! Apapun yang Tuhan perintahkan kepada Anda untuk lakukan, lakukan! Apapun yang Tuhan larang kepada Anda untuk melakukannya, jangan lakukan! Jangan dibalik!

Sikap hati yang takut, sikap hati yang taat, sikap hati yang tunduk kepada Tuhan itu menyenangkan hati Tuhan. Jangankan terobosan, jika Anda hidup berkenan kepada Tuhan, Ia akan membuat hidup Anda benar-benar cukup, puas (makarios), dan bahagia. Bukankah itu yang semua orang cari dalam hidup sebenarnya?

3. Berharap kepada Tuhan.

Mazmur 147:11: TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.

Takut pada Tuhan disertai selalu berharap kepada Tuhan, menaruh harapan kita kepada Tuhan ini merupakan sikap hati berikutnya untuk mengalami terobosan. Ia adalah Tuhan yang luar biasa.

Ujilah Dia, buktikanlah bahwa Ia memang sungguh dapat dipercaya. Dari Kejadian 1:1 sampai Wahyu 22:21 seluruhnya penuh perkataan-Nya. Ujilah Dia! Buktikanlah bahwa memang Ia adalah Ya dan Amin! Orang yang berharap kepada Tuhan, akan melihat terobosan yang luar biasa dalam hidupnya.

4. Menguatkan dan meneguhkan hati dalam proses.

Mazmur 31:25: Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!

Dalam proses, seringkali kita menjadi lelah. Kita menjadi putus asa. Kita menjadi kecewa. Proses menunggu itu seringkali selain mendebarkan, juga menjemukan. Jika boleh, saya yakin semua dari kita tidak ingin menunggu.

Ya, jika boleh, tentu kita semua minta semua yang kita minta dipenuhi sekarang juga, saat ini juga, detik ini juga. Ada kalanya Tuhan melakukan hal itu, adakalanya Tuhan menyuruh kita menunggu, ada kalanya Tuhan tidak memberikan hal yang kita minta.

Jika kita tetap menguatkan dan meneguhkan hati sementara kita berharap dan berpegang pada janji Tuhan, kita akan menerima yang Dia janjikan. Selama kita tidak ragu, selama kita hidup benar, selama kita meminta hal yang sesuai kehendak-Nya, Tuhan akan memberikan yang kita minta, bahkan lebih lagi dari yang kita minta.

5. Setia pada perkara kecil.

Lukas 16:10: “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Anda ingin terobosan? Itu hal yang sangat mudah bagi Tuhan. Sekejap Ia bisa berikan. Di poin 3 saya katakan Ujilah Tuhan! Sekarang giliran Tuhan untuk menguji Anda! Jelas harus adil dong. Kedua belah pihak boleh saling menguji. Salah satu ujian dari Tuhan adalah mengenai kesetiaan.

Jika Anda tidak setia dalam hal-hal kecil, bagaimanakah mungkin Ia memberikan dan mempercayakan hal besar kepada Anda? Bagaimanakah mungkin Ia memberikan terobosan bagi Anda? Untuk hal kecil saja jika Anda tidak dapat dipercaya, sangat riskan jika Anda diberikan perkara besar.

Candi Borobudur yang besar tidak dibangun dalam satu hari, tetapi melalui kesetiaan para pekerjanya untuk menumpuk batu demi batu, menyusunnya, memotongnya. Akhirnya jadilah salah satu keajaiban dunia itu.

Terobosan juga sifatnya seperti itu. Terobosan hanya mungkin terjadi jika Anda telah meletakkan pondasi-pondasi bagi bangunan. Terobosan hanya mungkin terjadi jika Anda telah menyiapkan dasar yang kokoh.

Dalam hal ini pondasi-pondasi tersebut bicara tentang karakter. Pondasi bicara bukan tentang modal, bukan tentang pengaruh, bukan tentang jaringan. Bukan! Tapi karakter Anda. Ya, Anda memang butuh modal, Anda butuh pengaruh, Anda butuh jaringan untuk menjadi besar. Tetapi untuk membuat Anda bertahan dan mengalami terobosan yang dahsyat, ada satu rahasia yang perlu Anda miliki: karakter!

Kalaupun Anda memiliki modal, kalaupun Anda memiliki pengaruh, kalaupun Anda memiliki jaringan yang luar biasa, tetapi Anda tidak memiliki karakter, Anda tidak akan mencapai yang Anda harapkan. Mari kita buktikan saja!

6. Tetap tinggal dalam Tuhan.

Yohanes 15:7: Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Tinggal dalam Tuhan ini membutuhkan kesetiaan. Dalam kondisi apapun kita perlu tinggal dalam Tuhan. Kita perlu berpegang pada tangan-Nya senantiasa. Terobosan itu hal yang mudah sekali bagi Tuhan, tapi Ia mau kita bukan hanya harapkan berkat-Nya, bukan hanya terobosan, tetapi Ia ingin kita menginginkan Dia!

Bayangkan kekasih Anda mencintai Anda karena harta Anda, apa yang Anda rasakan? Hal yang sama juga terjadi pada Tuhan. Ia menginginkan Anda mengasihi Dia bukan karena berkat-Nya, namun karena diri-Nya semata. Berapa banyak dari Anda hanya mencintai berkat-Nya dan bukan Sumber dari berkat itu?

Ia menangis kalau Anda hanya butuh terobosan, namun mengabaikan diri-Nya. Jangan dukakan hati-Nya! Bangun ketulusan dan cinta kepada-Nya.

7. Meminta arahan dan petunjuk Roh Kudus.

Yohanes 14:16: Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

Saya bersyukur memiliki Tuhan yang luar biasa. Ia begitu memperhatikan anak-anak-Nya. Bahkan ketika Ia akan pergi kepada Bapa, Ia tidak melupakan kita. Ia memberikan Roh Kudus untuk tinggal dalam hati kita.

Roh Kudus berperan sebagai penolong kita. Ia akan mengarahkan kita ke jalan-jalan yang perlu kita ambil. Ia akan melindungi kita dengan melarang kita melangkah ke jalan yang salah.

Untuk mengalami terobosan, kita butuh petunjuk dan arahan dari Roh Kudus. Kita butuh Roh Kudus. Ia adalah sahabat setia kita. Ia akan menemani kita. Ajaklah Ia bicara. Anda memiliki sesosok Pribadi yang selalu bersama Anda. Bagaikan kompas yang akan memberitahukan arah mata angin supaya Anda tidak tersesat, begitulah Roh Kudus. Butuh terobosan? Tanya Roh Kudus, apa yang harus Anda perbuat? Bangun hubungan yang akrab dengan Roh Kudus. Senangkan hati-Nya.

8. Melakukan bagian kita: bertindak.

Yakobus 2:17: Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Ya, kita telah mencari Tuhan, kita memiliki sikap hati yang takut akan Tuhan, kita berharap kepada Tuhan. Tidak cukup hanya itu, kita setia pada perkara kecil, kita tetap tinggal dalam Tuhan, kita meminta arahan Roh Kudus. Satu lagi yang terakhir adalah bertindak. Jika kita bertindak, maka lengkaplah semuanya itu. Pasti terobosan akan terjadi!

Siapkah Anda untuk mengalami terobosan?